BahanBaku dan Bumbu Khas Daerah • Buatlah kelompok yang terdiri atas 5-8 orang anggota • Pilih satu jenis pangan khas daerah • Buat perencanaan wirausaha yang lengkap • Presentasikan di depan kelas Prakarya 155 Di unduh dari : Simulasi Wirausaha Produk Modiikasi Pangan Khas Daerah Pada pembelajaran sebelumnya telah
A. Perencanaan Usaha Makanan Khas Daerah1. Ide dan Peluang Usaha Makanan Khas DaerahIndonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan hasil alam. Berbagai jenis tanaman dan hewan yang dapat kita jadikan sebagai bahan pangan nabati dan hewani bisa dengan mudah kita temui di sekitar kita. Kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan hendaknya senantiasa bersyukur atas limpahan nikmat yang tidak putus-putusnya diberikan kepada kita. Tuhan telah memberikan karunian-NYA kepada manusia berupa akal pikiran dan kemampuan berpikir melebihi makhluk ciptaan-NYA yang lain. Dengan akal dan pikiran kita dapat memanfaatkan bahan nabati dan hewani menjadi produk yang beraneka satunya adalah produk makanan khas daerah. Pada awalnya kita hanya bisa menemukan makanan –makanan khas daerah di tempat asalnya saja, namun seiring dengan berkembangnya zaman, kini kita dapat menemukan makanan khas daerah diberbagai macam tempat, tidak hanya di daerah asalnya saja. Contohnya ; pempek dan tekwan adalah makanan khas Palembang, kita bisa menemukan penjual pempek dan tekwan diberbagai daerah, bahkan di mancanegara. Hal ini merupakan peluang usaha yang potensial bagi para wirausawahan kuliner dalam memulai bisnisnya. Peluang dalam bahasa Inggris adalah opportunity yang berarti kesempatan yang muncul dari sebuah kejadian atau moment. Jadi, peluang usaha makanan khas daerah merupakan kesempatan yang muncul dan menjadi inspirasi ide bagi seseorang dalam melakukan usaha kuliner makanan khas daerah. Kegiatan pengolahan produk makanan daerah saat ini merupakan salah satu usaha yang sangat menjanjikan bagi masyarakat oleh karena potensi sumber daya alam di Indonesia cukup potensial untuk diolah menjadi makanan khas daerah, seperti di provinsi Banten yang memiliki potensi hasil budidaya perikanan yang dimanfaatkan menjadi makanan khas daerah, seperti sate bandeng, sehingga meningkatkan perekonomian daerah tersebut, untuk itu kita harus selalu bersyukur atas karunia yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Dalam menciptakan peluang usaha pengolahan makanan khas daerah banyak faktor yang mempengaruhinya, diantaranya a. Ide UsahaBeberapa faktor yang dapat memunculkan ide usaha adalahFaktor internal, yaitu faktor yang berasal dari dalam diri orang itu sendiri, antara lain 1 Pengetahuan yang dimiliki;2 Pengalaman yang pernah dilalui;3 Kemampuan untuk melihat dan menjadikan pengalaman orang lain sebagai pelajaran;4 Intuisi yang merupakan pemikiran yang muncul dari individu itu internal seseorang dapat dapat menimbulkan kreatifitas yang menjadi ide dalam menciptakan suatu inspirasi produk untuk memanfaatkan alam sekitarnya agar menjadi peluang eksternal, yaitu hal – hal yang dihadapi seseorang dan merupakan objek untuk mendapatkan sebuah inspirasi bisnis, antara lain 1 Masalah yang dihadapi dan belum terpecahkan;2 Kesulitan yang dihadapi sehari– Kebutuhan yang belum terpenuhi baik untuk dirinya maupun orang lain;4 Pemikiran yang besar untuk menciptakan sesuatu yang Risiko UsahaResiko usaha yaitu kegagalan atau ketidak berhasilan dalam menangkap peluang usaha. Dalam usaha makanan khas daerah, resiko untuk mengalami kerugian bahkan kebangkrutan terbuka lebar. Oleh karena itu sebelum memulai usaha, kita harus menganalisa risiko yang ada. Risiko usaha dapat ditimbulkan karena 1 Permintaan perubahan mode, selera, dan daya beli2 Perubahan kongjungtur perubahan kondidi perekonomian yang pasang surut3 Persaingan 4 Akibat lain, seperti bencana alam, perubahan aturan, perubahan teknologi, dan sesungguhnya ada berapa unsur yang dapat dilakukan dalam mengurangi risiko usaha yaitu 1 Adanya kesadaran dalam kemampuan mengelolah usaha, peluang, dan kekuatan perusahaan2 Adanya keinginan kuat untuk berprestasi, dorongan berinisiatif, dan motivasi untuk melaksanakan strategi Adanya kemampuan merencanakan strategi untuk mewujudkan perubahan di dalam lingkungan Adanya kreativitas dan inovatif dalam menerapkan cara mengolah modal usaha untuk memperoleh keuntunganSelain unsur-unsur tersebut di atas kemampuan seorang wirausawan dalam pengambilan resiko dapat meminimalisir risiko usaha tersebut. Tugas seorang wirausaha di dalam pengambilan risiko adalah sebagai berikut 1 Menetapkan kebutuhan pada tingkat permintaan waktu sekarang2 Membeli alat-alat produksi yang cukup untuk memenuhi permintaan konsumen3 Menyewakan alat-alat produksi untuk memenuhi permintaan konsumen4 Memberikan kepercayaan kepada pembuat produk yang lebih kecil5 Mengumpulkan informasi usaha6 Mengurangi resiko usahaDalam melakukan usaha, sebaiknya kita memiliki etika bisnis yang sesuai dengan aturan agama yang berdasarkan iman kepada Tuhan YME sebagai tanda syukur atas nikmat yang diberikan. Selain itu, usaha tidak hanya mengejar keuntungan saja, tetapi juga harus memberikan dampak yang positif bagi lingkungan Keberhasilan dan Kegagalan Dalam Berwirausaha Pengolahan Makanan Khas DaerahDalam melakukan usaha ada dua kemungkinan yang dapat terjadi yaitu kegagalan dan keberhasilan. Setiap orang pada umumnya tidak mau menerima kegagalan. Hanya sedikit orang yang mau memahami bahwa sesungguhnya kegagalan itu hanya sementara saja karena kegagalan merupakan awal dari keberhasilan. Jika seseorang mempunyai mental dan pribadi wirausaha, dia tidak akan putus asa bila mengalami kegagalan. Ia akan berusaha bangkit lagi sampai ia berhasil memperoleh apa yang menjadi harapannya. Seorang wirausahawan yang tangguh akan menggunakan kegagalannya sebagai pengalaman dan tidak akan mengulangi kegagalan serupa. Demikian pula dengan keberhasilan. Jangan sampai keberhasilan yang diperoleh membuat kita terlena sehingga tidak mau lagi melakukan inovasi-inovasi untuk meningkatkan keberhasilan banyak faktor yang menyebabkan seorang wirausahawan itu dikatakan berhasil atau gagal. Sebagai seorang wirausahan, keberhasilan dan kegagalan merupakan dua sisi mata uang, ini berarti bahwa sewaktu-waktu ia dapat mencapai hasil yang baik, tetapi di waktu yang lain ia kurang berhasil. Untuk itu perlu diidentifikasi faktor apa saja yang menyebabkan ia gagal atau seorang wirausaha dalam menjalankan usahanya dipengaruhi oleh berbagai hal, diantaranya sebagai berikut 1 Keyakinan yang kuat dalam berusaha2 Sikap mental yang positif dalam berusaha3 Percaya diri dan keyakinan terhadap diri sendiri4 Tingkah laku yang bertanggungjawab5 Inovatif dan kreatif6 Keunggulan dalam menjalankan usaha7 Sasaran yang tepat dalam memulai usaha8Pengelolaan waktu yang efektif dan efisien9 Pengembangan diri10 Selalu mengadakan evaluasi atas usaha yang dijalankanAdapun hal-hal yang dapat menyebabkan kegagalan usaha adalah sebagai berikut1 Tidak ada tujuan tertentu dalam usaha2 Kurang berambisi3 Tidak disiplin4 Pendidikan yang tidak cukup5 Sikap selalu menunda-nunda6 Kesehatan terganggu7 Kurang tekun8Kepribadian yang negatif9 Tidak jujur10 Tidak dapat bekerjasama dengan orang lainSelanjutnya faktor non teknis yang menentukan keberhasilan atau kegagalan suatu usaha makanan khas daerah diantaranya1 Perencanaan Usaha makanan khas daerah harus dibuat dengan perencanaan yang sangat matang. Rencanakan jenis makanan, lokasi usaha, penyedia bahan makanan, alat yang dibutuhkan, dan lain-lain. 2 Menetapkan tujuan Tujuan pengolahan makanan khas daerah harus jelas, apakah usaha makanan khas daerah yang dilakukan hanya untuk hobi atau untuk mendapatkan profit keuntungan. 3 Adaptasi Tantangan dan persaingan dalam bisnis usaha makanan tidak ada habisnya. Oleh karena itu diperlukan kemampuan untuk beradaptasi dalam mengatasi tantangan-tantangan. Kemampuan seorang wirausahawan dalam menghadapi tantangan dapat menentukan apakan usaha bisa bertahan atau Inovasi merupakan faktor yang sangat penting bagi keberlanjutan usaha makanan khas daerah. Seorang wirausawan makanan khas daerah harus terus-menerus fokus untuk selalu melakukan inovasi dan peningkatan mutu agar pelanggan selalu merasa terikat dengan usaha makanan yang dirintis baik dalam hal rasa, bentuk maupun pelayanan. 5 Memasarkan merupakan kunci keberhasilan suatu usaha tidak terkecuali usaha makanan khas daerah. Walaupun produk makanan khas daerah yang kita hasilkan memiliki cita rasa yang enak dengan kualitas yang prima, namun jika pemasaran terhadap barang yang kita produksi buruk maka usaha yang kita jalani tidak akan Jangan mengeluh dan jangan menyerah merupakan kunci utama suatu Pemetaan Peluang UsahaAncaman dan peluang akan selalu ada dari suatu usaha, oleh sebab itu penting untuk melihat dan memantau perubahan lingkungan yang terjadi dan kemampuan dalam beradaptasi dari suatu usaha agar bisa tumbuh dan bertahan dalam ketatnya persaingan. Oleh karena itu sebelum melakukan usaha, seorang wirausahawan harus melakukan pemetaan peluang peluang usaha dilakukan untuk menemukan peluang usaha dengan memanfaatkan potensi yang ada. Pemetaan usaha juga dilakukan untuk mengetahui seberapa besar potensi usaha yang ada dan berapa lama suatu usaha dapat potensi usaha dapat didasarkan pada sektor unggulan daerah demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan mengedepankan kewilayahan dan pemerataan. Terdapat beberapa cara atau metode dalam melakuan pemetaan potensi usaha, baik secara kuantitaif maupun kualitatif diantaranya adalah dengan melakukan analisa SWOTAnalisa SWOT adalah suatu analisa terhadap lingkungan internal dan eksternal wirausaha/perusahaan, dimana analisa internal lebih menitik-beratkan pada Kekuatan strenght dan Kelemahan weakness, sedangkan analisa eksternal untuk menggali dan mengidentifikasi semua gejala peluang opportunity yang ada dan yang akan datang serta ancaman threat dari adanya/kemungkinan adanya pesaing/calon analisis SWOT pada makanan khas daerah rendang. Rendang merupakan salah satu jenis makanan yang diminati oleh hampir seluruh lapisan masyarakat sehingga peluang usaha sangat terbuka bagi para pelaku usaha pembuatan rendang. Dengan tingkat konsumsi yang tinggi, antara lain hampir sebagian besar masyarat Indonesia menggunakan menu rendang untuk acara pesta maupun untuk dikonsumsi sehari-hari berdampak secara langsung kepada upaya pemenuhan kebutuhan makanan bagi ini membuat pedagang rendang tidak membutuhkan usaha khusus untuk memasarkan produknya. Pembeli akan datang langsung ke tempat pedagang rendangbaik yang di rumah makan maupun di rumah dalam bentuk usaha SWOT didahului oleh proses identifikasi faktor eksternal dan internal. Untuk menentukan strategi yang terbaik, dilakukan pembobotan terhadap tiap unsur SWOT berdasarkan tingkat SWOT dilakukan dengan mewawancarai pedangang rendang dengan menggunakan yang perlu diwawancarai seperti aspek sosial, ekonomi, dan teknik pembuatan rendang untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keberhasilan usaha. Hasil contoh studi kasus analisis SWOT untuk usaha pembuatan rendang sebagai berikut 1 Analisis Kekuatan Strenghta Rendang merupakan salah satu jenis makanan yang disukai oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia;b Harga jual bersaing;c Bahan-bahan untuk pembutan rendang mudah yang perlu dilakukan setelah analisisa Terus mempertahankan kualitas rasa, jangan sampai berubah;b Usahakan terus untuk mempertahankan harga;c Semakin menonjolkan keuggulan rendang yang akan dipasarkan tidak menggunakan bahan pengawet dan dijamin Analisis Kelemahan We a k n e s sa Harga bahan-bahan seringkali tidak Daging sapi seringkali dicampur dengan jenis daging yang perlu dilakukan setelah analisisa Tonjolkan pada bentuk rasa sehingga walaupun porsinya tidak besar, tetapi karena harganya murah makan akan tetap memiliki daya tarik bagi pembeli;b Telitilah dalam membeli daging. Kenali bentuk daging sapi asli dan daging lain misalnya babi dan bentuk daging sapi yang sudah dicampur dengan daging yang Analisis Kesempatan Opportunitya Dapat melayani pesanan pesta atau catering;b Dapat membuka warung makan/restoran dengan menu khas rendang yang yang dapat dilakukan setelah analisisa Menyiiapkan dan mulai menawarkan rendang pada pelanggan yang membutuhkan baik untuk pesta, event tertentu maupun untuk makanan sehari-hari. Mulailah membuat rencana pemasaran rendang dari rumah ke rumah atau melalui jasa onlineb Mulai membuat rencana untuk membuka warung atau rumah makan yang membuat menu Analisis Ancaman Threata Semakin banyak pesaing muncul bila rendang buatan kita disukai Kemungkinan harga pesaing lebih murah dari harga yang kita yang dapat dilakukan setelah analisis a Menjaga kualitas rendang yang kita buat sehingga pelanggan tetap akan datang ke tempat usaha makanan kita dan tidak akan berpaling dengan usaha makanan rendang yang lain. b Jangan terlalu cepat menaikkan harga jual ketika harga bahan baku daging sedang naik di pasaran. Kita dapat tetap menggunakan harga lama dengan kualitas rasa yang tetap namun dengan porsi yang lebih studi analisis SWOT untuk usaha pembuatan rendang diurutkan berdasarkan tingkatan nilai SWOT berupa hasil perhitungan nilai tertimbang faktor internal dan eksternal, yaitu perhitungan S – W sebagai sumbu horizontal yang merupakan hasil pengurangan antara kekuatan – kelemahan dari faktor internal dan perhitungan nilai O – T sebagai sumbu vertikal, yaitu peluang dikurangi ancaman menghasilkan strategi yang tepat dalam pengembangan usaha pembuatan rendang. Data tersebut dan setelah dilakukan analisis SWOT menunjukkan bahwa usaha pembuatan rendang memiliki peluang yang lebih besar dibandingkan dengan yang dapat diterapkan, yaitu sebagai Memanfaatkan sumberdaya manusia secara optimal untuk meningkatkan kualitas masakan sehingga memenuhi kebutuhan dan selera Meningkatkan kualitas rasa dan tampilan Sumber daya yang Dibutuhkan dalam Usaha Makanan Khas DaerahIndonesia adalah negara yang memiliki kekayaan kuliner sangat luar biasa baik ragam maupun cita rasanya. Hampir semua daerah di Indonesia memiliki makanan khas. Dari yang diolah secara tradisional hingga modern. Bahkan berbagai varian baru muncul sebagai hasil eksperimen dan modifikasi. Makanan khas daerah tersebut menggunakan bahan pangan nabati dan hewani yang menjadi potensi dan unggulan daerah. Beberapa daerah bahkan memiliki lebih dari satu makanan khas. Sebagai contoh Jawa Barat dengan bahan baku utama singkong, diolah makanan yang menjadi makanan khas daerah berupa tape, suwar-suwir dodol tape, proll tape dan juga brownis tape. Rasanya pun sangat variatif. Hal itu menunjukkan bahwa usaha makanan khas daerah memanfaatkan sumber daya alam. Namun untuk membuat sebuah produk makanan khas daerah, bukan hanya sumber daya alam saja yang dibutuhkan. Sumber daya yang dibutuhkan untuk membuat usaha makanan khas daerah adalah a. Man manusiaDalam sebuah kegiatan usaha, manusia adalah faktor paling penting. Sebab manusia adalah pelaku yang melaksanakan proses kerja untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam usaha makanan khas daerah berupa tenaga kerja terdidik dan Money uangUang dibutuhkan untuk membiayai semua kebutuhan yang diperlukan selama proses produksi. Seperti untuk membiayai pembelian bahan baku yang akan diolah, perawatan mesin produksi dan menggaji para Material bahanMaterial adalah bahan-bahan yang dibutuhkan dalam proses produksi sebuah usaha. Material terdiri dari bahan mentah, bahan setengah jadi dan bahan untuk membuat makanan khas daerah digunakan bahan mentah untuk kemudian diolah menjadi bahan jadi untuk Machine peralatanMachinemesin adalah salah satu sarana yang sangat diperlukan dalam sebuah proses produksi. Saat ini seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi yang semakin canggih, alat-alat yang mendukung proses produksi pun juga turut menjadi lebih canggih, sehingga dapat menghemat biaya dan tenaga bahkan dapat membuat bentuk dan tampilan produk menjadi lebih Method cara kerjaMetode adalah penetapan kerja atau tips-tips untuk tercapainya tujuan dalam sebuah proses produksi. Seorang wirausahawan harus memiliki pengetahuan tentang cara kerja pembuatan suatu produk makanan khas daerah untuk menghasilkan produk yang baik sehingga produk yang dihasilkan lebih Market pasarPemasaran menjadi tujuan akhir dari produksi makanan khas daerah. Pemasaran merupakan hal yang sangat penting karena apabila pemasaran tidak berjalan lancar, modal produksi tidak akan kembali dan proses produksi terpaksa akan dihentikan. Jika proses produksi dihentikan maka wirausahawan akan kehilangan pekerjaannya. Oleh karena itu seorang wirausahawan ditutut untuk memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara memasarkan suatu produk sehingga produk yang dihasilkan dengan mudah dapat dikenal olah Information InformasiProses produksi tidak akan berkembang dengan sempurna jika didukung oleh informasi yang baik dari orang yang lebih berpengalaman maupun dari berbagai media, seperti internet, buku, majalah maupun Perencanaan Pemasaran Usaha Makanan Khas DaerahDalam menjalankan usaha makanan khas daerah, bukan cuma modal dan produk berkualitas saja yang dibutuhkan, tetapi aspek pemasaran juga sangat dibutuhkan agar bisnis yang dijalankan dapat menghasilkan omset sesuai target yang telah makanan khas daerah merupakan salah satu usaha yang memiliki potensi cukup besar. Sudah banyak pelaku usaha yang berhasil menggeluti usaha ini. Namun tidak sedikit pula pelaku usaha makanan yang gagal karena strategi pemasaran yang digunakan kurang tepat. Oleh karena itu untuk menghindari risiko bangkrut harus direncanakan strategi pemasaran usaha makanan yang tepat. Beberapa strategi yang dapat dilakukan adalah a. Buatlah nama untuk bisnis makanan semenarik mungkinNama usaha akan menjadi image yang akan tertanam pada konsumen, sehingga mereka mudah untuk mengingat usaha makanan yang dibuat. Oleh karena itu sebelum membuka usaha makanan, siapkanlah nama usaha makanan yang menarik, unik, dan mudah diingat oleh para konsumen. Disamping itu sesuaikan nama dengan usaha yang dijalankan dengan daerah asal makanan. Nama usaha dapat ditempatkan di depan lokasi usaha dengan menggunakan neon box ataupun x – baner dengan ukuran yang besar dan mudah terlihat agar konsumen yang kebetulan lewat, tertarik untuk mampir membeli produk makanan yang Perkenalkan usaha olahan makanan kepada masyarakatMulailah pemasaran dengan mengenalkan makanan khas daerah yang dibuat kepada masyarakat sekitar. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat acara dan mengundang masyarakat luas untuk berkunjung ke lokasi usaha. Selain itu pemasaran juga bisa dilakukan dengan mengambil karyawan yang bertempat tinggal di sekitar lokasi. Secara tidak langsung karyawan tersebut akan mempromosikan tempat kerja mereka kepada kerabat serta rekan mereka. Pada kesempatan tersebut dapat juga dilakukan survey untuk mengetahui kelamahan dan kelebihan produk dari pendapat konsumen secara langsung melalui angket. Dengan demikian kita dapat selalu mengadakan perbaikan produk sesuai dengan keinginan Berikan potongan harga untuk acara tertentu contoh pada saat grand opening, ulang tahun usaha tersebut dan lain-lain. Selain itu dapat juga memberikan paket harga khusus pada saat hari – hari tertentu, misalnya memberikan harga paket keluarga di hari raya seperti lebaran atau tahun baru. Potongan harga atau harga paket khusus akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen untuk berkunjung ke tempat usaha. Gunakanlah brosur, pamflet, atau pun spanduk untuk mempromosikan hal tersebut. d. Membangun jaringan dengan usaha lain yang dapat mendukung usaha makanan yang merupakan pemasaran yang sangat efektif. Mulailah dengan membuat jaringan usaha dengan rekan maupun kerabat dekat yang memang bisa membantu untuk mengembangkan bisnis. Cara membangun jaringan bisa dilakukan dengan memberikan tesproduk pada rekan atau kerabat, misalnya dengan mengajak rekan dan kerabat untuk berkunjung mencicipi makanan yang dibuat. Jika rekan dan kerabat tertarik dengan produk tersebut, mereka akan senang jika diajak untuk bekerja sama dengan usaha yang sudah dibuat. Begitu banyak peluang yang akan muncul, bila memiliki jaringan usaha yang cukup Menciptakan inovasi pada menu – menu yang ditawarkanUntuk menghindari kejenuhan konsumen, ciptakan inovasi pada menu–menu yang ditawarkan minimal 6 bulan sekali. Banyaknya variasi menu yang ditawarkan, akan menjadi daya tarik tersendiri. Misalnya usaha bakso, malang bisa diberikan inovasi dengan menambah menu bakso isi keju, bakso isi telur, bakso isi buah, hingga bakso ikan dan bakso udang. Menu yang bervariasi akan menarik minat masyarakat untuk mengunjungi warung usaha bakso yang sudah Meningkatkan kualitas pelayananDalam memberikan pelayanan bagi para konsumen, perhatikan waktu penyajian makanan, kualitas cita rasa makanan serta kebersihan dan keamanan tempat usaha. Konsumen akan merasa tidak nyaman jika menunggu penyajian makanan yang terlalu lama, untuk itu usahakan untuk tepat waktu dalam memberikan pelayanan. Selain itu jaga kualitas cita rasa makanan yang diproduksi, sehingga konsumen tidak kecewa jika makanan yang mereka pesan ternyata tidak enak. Jagalah kebersihan serta keamanan lokasi usaha makanan khas daerah yang dibuka, sehingga konsumen yang makan merasa nyaman dan senang untuk berkunjung kembali ke lokasi dasarnya, pemasaran usaha sangatlah penting, untuk itu lakukan promosi usaha secara total baik dari mulai dibuka sampai usaha makanan khas daerah sudah dapat berjalan, lakukan terus promosi dan pemasaran secara terus menerus. Jika perlu sisihkan 5 – 10 % omset untuk biaya promosi dan pemasaran Penyusunan Proposal Makanan Khas DaerahDewasa ini jumlah pengangguran semakin meningkat. Salah satu faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah kurangnya pengetahuan masyarakat untuk memanfaatkan peluang bisnis dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ini menyebabkan semakin meningkatnya krisis ekonomi di masyarakat. Padahal sesungguhnya pemanfaatan sumber daya alam dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru jika dijadikan usaha salah satu contohnya usaha makanan khas daerah yang pada akhirnya dapat membantu meningkatkan perekonomian bagi keluarga dan jenis makanan khas daerah yang bisa dibuat dan memiliki daya jual yang cukup tinggi. Seseorang yang akan memulai usaha makanan khas daerah sebaiknya membuat perencanaan yang disusun dalam sebuah proposal. Isi proposal meliputi penjelasan tentang a. Visi dan misi b. Tujuan kegiatan usahac. Maksud kegiatan usahad. Profil usaha makanan khas daaerahe. Strategi pasa1 SegmentingSegmenting pasar adalah dengan menjadikan pembeli sebagai target yang akan di capai, produk yang dibuat adalah produk yang dapat di nikmati oleh berbagai kalangan dari masyarakat dengan tingkatan berbeda, anak anak hingga orang TargetingTarget pasar adalah pada kalangan masyarakat setempat pengguna PositioningPositioning adalah inovasi dengan cara menambahkan bahan baru yang membedakan makanan ini dengan makanan sejenis yang ada sehingga tampilan lebih menarik rasa lebih unggul dan kualitas sangat baik, sehingga konsumen dapat mengenali dengan mudah produk yang Analisis SWOT sebagai kelayakan UsahaYaitu sebagai acuan untuk menghadapi persaingan dalam bidang usaha. Setiap kegiatan untuk memulai usaha penulis harus mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau pesaing melalui Proses ProduksiYaitu penjelasan tentang pelaksanaan kegiatan dalam membuat produk makanan khas daerah dari mulai persiapan hingga pengemasan Penerapan Sistem Produksi Makanan Khas Daerah Berdasarkan Daya Dukung Daerah1. Pengertian Makanan Khas DaerahIndonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai suku bangsa di mana memiliki keanekaragaman olahan masakan yang menjadi ciri khas daerah tersebut atau sering disebut makanan khas daerah. Makanan khas daerah adalah makanan yang biasa di konsumsi di suatu daerah. Karakter masakan di suatu daerah biasanya mencerminkan karakter masyarakatnya. Di daerah pegunungan karena iklim pegunungan yang dingin dan menghasilkan bahan pangan berupa sayur-mayur, umumnya olahan masakannya berbahan dasar sayur yang disajikan dalam suhu panas dengan rasa pedas, dengan tujuan untuk menghangatkan badan. Di daerah pantai maka olahan makanannya banyak menggunakan hasil laut. Namun seiring dengan perkembangan zaman, kontak dengan orang dari luar daerah semakin tinggi sehingga melahirkan banyak masakan campuran yang ikut memperkaya produk makanan khas khas daerah memiliki kandungan gizi dan manfaat yang beragam, sesuai dengan bahan baku, bahan tambahan, dan teknik pengolahan yang digunakan. Bahan utama produk makanan khas daerah adalah bahan nabati/hewani, kandungan nutrisi utamanya adalah karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, dan komponen-komponen tersebut berbeda-beda pada masing-masing bahan, tergantung pada susunan, kekerasan, tekstur, cita rasa, dan merupakan sumber kalori utama bagi manusia, umumnya terdapat pada bahan pangan golongan serelalia seperti; beras, gandum, dan makanan khas daerah yang mengandung karbohidrat adalah nasi liwet, nasi jamblang, getuk, dan lain-lain. Protein memiliki fungsi utama sebagai zat pembangun. Umumnya terdapat pada hasil hewani seperti; daging, ikan, telur, susu, dan hasil nabati seperti kacang-kacangan dan hasil olahannya. Contoh makanan khas daerah yang banyak mengandung protein adalah telur asin, ayam betutu, bebek songkem, ayam lodho, dan lain sebagainya. Lemak merupakan sumber tenaga kedua setelah karbohidrat dan dapat melarutkan vitamin A, D, E, dan K. Lemak dibedakan menjadi lemak yang dapat dilihat dan lemak yang tidak dapat dilihat. Lemak yang dapat dilihat seperti mentega, margarin, minyak goreng. Sedangkan minyak yang tidak dapat dilihat sepert lemak dari kacang tanah, lemak kemiri, kuning telur, makanan khas daerah yang banyak mengandung lemak adalah; rendang daging, bika ambon, karena pada proses pembuatannya menggunakan santan berfungsi untuk kelancaran metabolisme, menjadi daya tahan dan kekebalan tubuh. Sumber vitamin dan mineral yang terdapat pada hasil hewani seperti; danging, susu, telur, dan sumber vitamin dari hasil nabati seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Contoh makanan khas daerah yang mengandung vitamin adalah karedok, gado-gado, keripik pisang, keripik sanjay, dan lain Karakteristik Makanan Khas DaerahIndonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari berbagai suku dengan kebudayaan yang sangat beragam. Demikian pula dengan hasil alam yang dijadikan sebagai bahan pangan. Umumnya bahan pangan berasal dari dua sumber yaitu bahan pangan nabati dan bahan pangan hewani. Bahan makanan nabati adalah bahan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, umbi-umbian, dan serealia. Bahan makanan hewani adalah makanan yang berasal dari hewan, seperti telur ,ayam, daging, ikan, dan budaya dan bahan pangan yang tersedia membuat pengolahan produk makanan khas berbeda di setiap daerah sehingga menghasilkan aneka jenis produk makanan yang beranekaragam dengan karakter yang berbeda pula. Masakan khas daerah memiliki ciri khas dan karakter tertentu, seperti a. Masakan dari Jawa BaratJawa Barat merupakan daerah pegunungan yang banyak menghasilkan berbagai jenis sayur mayur. Masyarakat Jawa Barat lebih suka makan sayur-mayur muda yang masih mentah secara langsung dalam bentuk lalap mentah yang disantap bersama sambal. Olahan sayuran yang masih mentah disebut yang matang disebut gado-gado. Banyaknya masakan yang terbuat dari ikan, dibuat Masakan Jawa Tengah Masyarakat Jawa Tengan banyak menggunakan bawang putih sebagai bumbu lebih menyukai rasa manis dibandingkan rasa yang lain. Di daerah ini banyak ditemukan masakan makanan khas dari Jawa Tengah adalah gudegc. Masakan Jawa TimurMasakan olahan masyarakat Jawa Timur banyak menggunakan terasi dan petis sebagai pemberi rasa pada masakan. Dengan rasa yang sedikit pedas, masakan Jawa Timur banyak dimatangkan dengan cara direbus, digoreng, dipepes, dan dibakar. Contoh makanan khas dari Jawa Timur adalah rujak cingur, tahu tek, dan lain-laind. Masakan SumateraMasakan olahan daerah Sumatra menggunakan banyak bumbu. Sumatra Barat menggunakan banyak cabai hingga rasanya relatif pedas dan santan kental. Daerah Sumatera Selatan sangat suka masakan yang asam rasanya. Olahan makanannya banyak dimatangkan dengan cara direbus, dibakar, dan digoreng dengan waktu memasak yang relatif lama. Masakan dari sayur-mayur tidak banyak jumlahnya. Kalau pun ada jenis sayurnya tidak bervariasi. Sayur yang sering dipakai antara lain daun singkong, kacang panjang, buncis, dan nangka muda. Contoh makanan khas dari Sumatera adalah rendang, mpe-mpe, tempoyak, keripik sanjay, dan SulawesiMasakan olahan daerah Sulawesi banyak menggunakan ikan dengan rasa asam pedas. Contoh makanan khas Sulawasi adalah bubur jagung, kaledo, palumara, uvempoi, uta kelo, dan lain Teknik Pengolahan Makanan Khas DaerahManusia mulai memasak makanannya setelah menemukan dan mengenal kegunaan api. Makanan itu dimasak dalam sebuah lubang yang digali di tanah. Lubang itu kemudian ditutupi tanah liat. Setelah itu diisi air dan ke dalam api itu dilemparkan batu-batu panas hingga air mendidih. Air mendidih ini digunakan untuk merebus sayuran, ikan atau daging. Cara memanggang makanan di atas bara api dilakukan dengan cara daging atau ikan ditusuk dengan sepotong kayu dan diletakkan di atas api tersebut. Merebus dan membakar makanan merupakan teknik-teknik pengolahan yang pertama dikenal. Kemajuan dibidang industri pembuatan alat memasak mengembangkan teknik-teknik mengolah makanan. Dengan menguasai teknik mengolah makanan, kita dapat menciptakan bermacam-macam resep masakan yang lezat. Pada hakekatnya memasak adalah suatu proses pemananasan bahan makanan. Guna pemanasan tersebut adalah untuk meningkatkan rasa, memudahkan pencernaan, memperbaiki tekstur, meningkatkan penampilan dan mematikan kuman. Dengan menguasai teknik memasak, kita dapat memilih cara memasak yang sesuai dengan bahan makanan yang akan dimasak sehingga memperoleh hasil yang diharapkan. Perambatan panas dari suatu sumber panas ke dalam makanan yang dimasak dapat melalui tiga cara yaitu a. Konduksi yaitu perambatan panas melalui benda perantara yang saling bersentuhan dengan bahan makanan yang akan dimasak. Misalnya merebus sayuran, dimana air dan bahan makanan saling menyatu;b. Konveksi yaitu perambatan panas melalui benda perantara dimana panas dari benda perantara tersebut ikut berpindah. Misalnya menggunakan oven, terjadi sirkulasi uap panas;c. Radiasi yaitu perambatan panas melalui pancaran panas langsung dari sumber panas ke bahan makanan yang dimasak. Panas langsung ke bagian dalam bahan makanan kemudian menyebar ke seluruh bagian makanan. Misalnya memanaskan makanan dingin dari lemari es. Dengan menggunakan oven microwave makanan tersebut akan cepat panas pada bagian luar maupun mengolah makanan ada tiga teknik pengolahan untuk membuat makanan khas daerah yaitu a. Teknik memasak basah1 MerebusMerebus boiling adalah memasak bahan makanan di dalam cairan air, susu atau kaldu mendidih kurang lebih 100oc sehingga gelembung udara pecah di permukaan cairan. Alat yang digunakan ialah panci dengan sedikitnya air serta lamanya merebus tergantung pada bahan makan yang direbus. Perlu diingat sifat-sifat zat makanan yang terdapat di dalam bahan makanan agar vitamin tidak banyak terbuang. Contoh masakan demikian adalah urap sayuran, kentang rebus, dan lain-lain. Teknik merebus dibagi menjadi dua yaitu a Simmering adalah merebus bahan makanan sampai titik didih kurang lebih 1000c kemudian api dikecilkan kurang dari 1000c, proses merebus masih terus berlangsung. Contoh adalah membuat kaldu stock. Teknik ini di Indonesia dikenal dengan Poaching ialah merebus bahan makan di dalam air yang sedikit dengan api kecil, temperature kurang dari 1000c. Proses poaching terjadi perlahan lahan dan sesuai untuk bahan makanan yang mudah dimasak dengan tekstur yang lembut, misalnya telur, ikan, buah MenyetupMenyetup stewing ialah memasak bahan makanan di dalam cairan air, kaldu atau saus dalam jumlah yang hampir sama dengan bahan yang dimasak. Proses menyetup terjadi perlahan lahan agar bahan makanan dapat lunak. Daging yang dimasak dengan cara ini biasanya dipotong agak kecil. Contoh masakan ini adalah opor ayam, gulai kambing, dan juga dapat dilakukan pada buah buahan, dengan menggunakan air gula dan kadang kadang diberi aroma dari cengkeh atau kayu BraisingBraising adalah metode memasak bahan makanan dengan menggunakan sedikit air atau kaldu. Braising cocok untuk memasak bahan makanan yang agak keras dan diiris tipis tipis untuk melembutkan serat seratnya. Bahan makanan yang dapat dimasak secara braising antara lain daging sapi, ayam atau itik dan juga sayur sayuran. Contoh masakan braising antara lain, ayam goreng kecap. Cara membuat ayam braising adalah sebagai berikut. Pertama, ayam setelah dibersihkan dipotong potong sesuai selera dan digoreng dengan sedikit minyak sampai berwarna coklat. Kedua, masukan ayam goreng tersebut dalam panci dan tambahkan sedikit air atau kaldu, kemudian panaskan diatas api kecil atau didalam oven. Pada waktu memanaskan, hendaknya panci dalam keadaan MengukusMengukus steaming ialah memasak bahan makanan dengan uap air mendidih. Alat yang digunakan ialah risopan, dandang dengan kukusan, langseng dan soblungan atau ini lebih baik daripada merebus. Contoh masakan ini adalah nasi kukus dan pudding kukus steamed pudding .5 MentimMentim au bain marie ialah memasak bahan makanan dengan menggunakan panci tim atau dua panci, yang satu lebih kecil sehingga dapat dimasukkan kedalam panci yang lain. Cara ini memerlukan waktu lama. Contoh masakan ini adalah nasi tim dan pudding MemblansirMemblasir blanching ialah merebus sebentar bahan makanan dalam air mendidih, dengan maksud untuk mengurangi rasa dan bau, misalnya lobak, isi perut, rebung, dan tulang untuk kaldu. Bahan makanan yang akan diawetkan perlu diblansir supaya warnanya tetap baik, misalnya cabe memasak kering1 MemanggangMemanggang ialah memasak bahan makanan di atas api terbuka. Api tersebut diletakkan dibawah bahan makanan yang dimasak, sehingga menimbulkan aroma yang sedap. Api tidak boleh terlalu besar agar bahan makanan tidak hangus. Bahan makanan yang dipanggang biasanya dalam bentuk 2 macam cara memanggang yaitu griddling atau pan broiling dan Griddling atau pan broilingGriddling ialah memanggang di atas sebuah griddle yaitu lempengan besi rata yang diletakkan di atas perapian. Pan broiling ialah memanggang diatas sebuah wajan dadar. Pada griddling maupun pan broiling perlu menggunakan minyak sedikit agar bahan makanan tidak melekat pada alat memasak. Meskipun dalam proses memasak digunakan metode griddling atau pan broiling nama masakan tetap menggunakan grilling atau broiling. Istilah grilling digunakan di Inggris sedangkan broilingdigunakan di amerika. Contoh masakan ini adalah macam macam RoastingRoasting ialah metode memasak dengan cara memanggang bahan makanan di dalam oven. Bahan makanan yang dipanggang biasanya daging atau ayam dalam bentuk besar, diletakkan di dalam panci atau loyang pemanggang roasting pan, karena daging atau ayam berbentuk besar, maka selama didalam oven sekali kali disiram dengan minyak atau air daging yang keluar selama dimasak. Proses menyiram daging didalam oven ini disebut basting. Contoh masakan ini adalah ayam panggang bumbu Mengepan atau mengovenMengepan atau mengoven baking ialah memasak bahan makanan didalam oven dengan panas dari segala jurusan. Mengepan lebih tepat untuk memasak adonan roti dan kue. Contoh masakan ini adalah macam macam roti dan macam macam Menggongseng atau menyanganMenyangan atau mengoseng ialah memasak bahan makanan tanpa minyak. Selain membuat masak bahan makanan, juga membuat aroma yang sedap. Alat yang digunakan adalah wajan berdasarkan tebal atau kuali dari tanah liat. Seringkali digunakan pasir sebagai pengganti minyak agar panasnya rata. Bahan makanan yang disangrai misalnya kacang tanah, ketumbar dan Teknik memasak dengan minyak1 MenumisMenumis sautéing, shallow frying ialah memasak bahan makanan dengan minyak atau lemak sedikit sambil diaduk. Bumbu yang ditumis akan mengeluarkan aroma yang sedap, sayuran terasa lebih gurih dan lebih enak. Bahan makanan yang ditumis adalah bahan makanan dengan tekstur lembut. Contoh masakan ini adalah tumis MenggorengMenggoreng frying ialah memasak bahan makanan di dalam minyak. Ada 2 macam menggoreng, yaitu menggoreng didalam minyak sedikit pan frying dan menggoreng didalam minyak banyak deep frying . Sebagai contoh menggoreng di dalam minyak sedikit adalah menggoreng ayam, ikan, tahu, tempe. Adapun contoh menggoreng di dalam minyak banyak adalah menggoreng kentang, kerupuk, dan makanan yang akan digoreng dapat diberi lapisan ataupun tanpa lapisan. Apabila bahan makanan yang akan digoreng diberi lapisan, maka ada 3 cara yang dapat dilakukan, yaitu sebagai Cara PerancisBahan makanan yang akan digoreng dilapisi lebih dahulu dengan tepung kering. Contoh masakan ini adalah ikan Cara InggrisBahan makanan yang akan digoreng dilapisi lebih dahulu dengan tepung panir atau tepung roti bread crumb, disebut juga memanir. Memanir dapat dikerjakan satu kali maupun dua kali. Memanir satu kali ialah apabila bahan makanan dicelupkan kedalam telur kemudian digulingkan kedalam tepung panir. Memanir dua kali ialah bahan makanan digulingkan kedalam tepung terigu atau tepung panir, dicelupkan kedalam telur kemudian digulingkan kembali kedalam tepung panir. Contoh masakan ini adalah Cara OrlyBahan makanan yang akan digoreng dicelupkan terlebih dahulu kedalam adonan yang dibuat dari tepung, telur, dan cairan. Adonan ini disebut frying batter. Contoh masakan ini adalah pisang metode memasak yang telah diterangkan di atas, ada beberapa istilah yang dipergunakan dalam pengolahan makanan yaitu 1 MemfilirMemfilir filleting ialah menghilangkan tulang atau duri pada daging ayam atau Meladir Melardir larding ialah menjahitkan pita pita lemak pada permukaan daging yang tidak berlemak sebelum daging tersebut dipanggang supaya tidak menjadi MembardirMembardir barding ialah membukus daging atau unggas yang tidak berlemak dengan lapisan lemak yang tipis sebelum dimasak agar tidak menjadi MenggelasirMenggelasir glazing ialah memberi lapisan mengkilap pada makanan. Sayuran digelasi dengan cara merebus dengan air gula, kue digelasir dengan campuran gula halus dengan putih telur atau dengan agar-agar. Sedangkan ikan, ayam, dan daging digelasir dengan gelatin atau Mengentalkan Mengentalkan thickening ialah menambah bahan pengental pada masakan yang cair sehingga menjadi masakan yang kental. Bahan pengental yang dapat digunakan ialah macam macam tepung, macam macam zat pati, telur, gelatin dan agar agar. Makanan yang dikentalkan dengan zat pati, agar-agar dan gelatin akan lebih jernih, sedangkan yang dikentalkan dengan tepung menjadi keruh. Gelatin adalah sejenis tepung yang dibuat dari tulang mengentalkan masakan ada beberapa macam, yaitu sebagai Dengan bahan zat tepung atau zat pati white wash Tepung atau pati dicairkan dengan air dingin sedikit kemudian dituangi cairan mendidih sedikit sambil diaduk. Cairan ini dituangkan kembali kedalam masakan yang akan dikentalkan sambil Dengan bahan pengental dikocok, kemudian dituangi cairan mendidih dari masakan yang akan dikentalkan sambil diaduk. Cara ini dilakukan di luar air karena telur akan masak dalam temperature 70oC. Masakan ini tidak perlu dipanaskan Dengan bahan pengental gelatinGelatin dilarutkan dalam air dingin sedikit kemudian dituangkan kedalam masakan yang akan dikentalkan yang masih panas sambil diaduk, tidak perlu Dengan bahan pengental agar agarAgar-agar direbus dengan air sedikit sampai mendidih kemudian dituangkan kedalam masakan yang akan dikentalkan sambil Dengan bahan pengental campuran mentega dan tepung roux 6 Menjernihkan Bila kita membuat sirop atau kaldu seringkali keruh. Untuk menjernihkan clarifying tidak cukup dengan saringan, tetapi harus menggunakan bahan penjernih, yaitu putih telur. Cara menjernihkannya ialah putih telur kocok sebentar kemudian dituangkan kedalam cairan yang akan dijernihkan sambil dipanaskan dan diaduk sebentar. Kotoran akan terikat pada putih telur yang membeku dan akan terapung kemudian cairan disaring dengan kain yang halus tammy cloth 7 Mengocok Telur untuk membuat kue perlu dikocok lebih dahulu agar kue dapat mengembang. Pada waktu mengocok beating telur, kita memasukan karena itu, makanan dapat mengembang. Selain telur, kita dapat mengocok krim cream sehingga mengembang dankeras, disebut whipped cream. Gunanya adalah untuk menghias kue, puding, dan es MemarinirMemarinir marinating ialah merendam bahan makanan di dalam cairan berbumbu agar bahan makanan tersebut lebih enak dan tidak lekas basi. Cairan perendam dapat terdiri atas minyak, anggur atau cuka, ditambah bumbu dan rempah rempah9 MengisiYang dimaksud dengan mengisi stuffing disini adalah mengisi bahan makanan dengan daging, ayam atau ikan yang dicincang dan dicampur tepung panir, nasi atau macaroni, dan bumbu bumbu. Misalnya tomat isi, ketimun MemanirMemanir coating ialah memberi lapisan kulit pada makanan dengan menggunakan telur dan tepung panir, kemudian digoreng. Sebagai contoh teknik pengolahan makanan, di bawah ini disajikan teknik pembuatan makanan khas daerah dari Sumarta Barat yakni rendang. Rendang merupakan salah satu contoh makanan khas daerah Sumatera yang banyak digemari oleh konsumen lokal, maupun mancanegara. Berikut ini adalah bahan-bahan, alat, dan proses pembuatan rendang. a. Bahan yang digunakan pada pembuatan rendangSebelum melakukan pembuatan rendang, diperlukan langkah untuk menentukan atau memilih bahan yang akan digunakan. Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan rendang adalah daging. Daging merupakan produk pangan yang berasal dari hewan. Dalam pembuatan rendang, umumnya menggunakan daging sapi bagian bahu. Kualitas daging dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu baik pada waktu hewan masih hidup maupun setelah dipotong. Faktor penentu kualitas daging pada waktu hewan hidup adalah cara pemeliharaan yang meliputi pemberian pakan, tata laksana pemeliharaan, dan perawatan kesehatan. Kualitas daging juga dipengaruhi oleh pengeluaran darah pada waktu hewan dipotong dan kontaminasi sesudah hewan yang dipakai sebagai pedoman untuk menentukan kualitas daging yang layak konsumsi adalah 1 Keempukan daging ditentukan oelh kandungan jaringan ikat. Semakin tua usia hewan susunan jaringan ikat semakin banyak, sehingga daging yang dihasilkan semakin Kandungan lemak adalah lemak yang terdapat diantara serabut otot. Lemak berfungsi sebagai pembungkus otot dan mempertahankan keutuhan daging pada waktu dipanaskan. Lemak berpengaruh terhadap cita rasa3 Daging berkualita baik mempunyai rasa gurih dan aroma yang Kelembaban secara normal, daging mempunyai permukaaan yang relative kering sehingga dapat menahan pertumbuhan mikroorganisme dari luar. Dengan demikian mempengaruhi daya simpan daging daging yang tidak baik, bau dan rasa tidak normal akan segera tercium sesudah hewan dipotong. Hal tersebut dapat disebabkan oleh adanya kelainan sebagai berikut 1 Hewan sakit terutama yang menderita radang bersifat akut pada organ dalam yang akan menghasilkan daging berbau seperti mentega Hewan dalam pengobatan terutama dengan pengobatan antibiotic akan menghasilkan daging yang berbau Warna daging tidak normal, tidak selalu membahayakan kesehatan, namun akan mengurangi selera Konsistensi daging tidak normal yang ditandai kekenyalan daging rendah, dapat mengindikasikan daging tidak Daging busuk, pembusukan dapat terjadi karena penanganan yang kurang baik pada waktu pendinginan, sehingga aktifitas bakteri pembusuk meningkat, sehingga terjadi proses pemecahan protein oleh enzim-enzim dalam daging yang menghasilkan amoniak dan asam tambahan dalam pembuatan rendang antara lain 1 Kelapa, yang terdiri dari kelapa parut, santan kental dan santan encer. Kelapa yang digunakan tua dan Bumbu, yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabe merah, ketumbar, kemiri, jahe, garam, gula pasir, sereh, lengkuas, dan daun kunyit. Bumbu-bumbu ini berguna untuk, pengental, penambah citarasa dan syarat terpenting dalam memilih bahan tambahan yaitu berkualitas dan – alat yang digunakan dalam pembuatan redangPeralatan yang digunakan dalam pembuatan rendang adalah 1 Pisau, untuk memotong2 Talenan, sebagai dasar untuk memotong 3 Parutan, untuk memarut kelapa4 Ulekan/ blender, untuk menghaluskan bumbu5 Kompor, untuk memasak bahan6 Penggorengan, sebagi wadah untuk memasak7 Gelas ukur, digunakan untuk mengukur volume santanc. Proses pembuatan rendangBerikut merupakan proses pembuatan rendang a. Persiapan alat dan daging yang bertekstur dan berserat halusc. Potong melawan serat dengan tebal 2 Masukkan bumbu dan tambahkan daging. Ke dalam santan cair. Masak sambil diaduk sampai empuk dan kuah Santan kental dituang. Masak di atas api kecil sambil diaduk sampai meresap dan berminyakf. Rendang siap disajikan dan dikemasd. Keselamatan dan kesehatan kerja pada saat proses pembuatan rendangKeselamatan dan kesehatan kerja K3 pada dunia usaha makanan khas daerah harus diperhatikan dengan seksama oleh semua tenaga kerja dalam lingkup K3 merupakan salah satu bentuk upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat mengurangi kecelakaan kerja dan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga keamanan kerja di dapur antara lain 1 Peralatan listrik harus dalam kondisi baik, dan letaknya tidak dekat dengan air, penerangan ruangan cukup, dan lantai tidak licin;2 Upayakan semua pisau tajam. Pisau yang tajam lebih aman dan tidak membutuhkan tenaga untuk menekan dan menghindari meleset pada waktu memotong. Pakailah pisau hanya untuk memotong, jangan untuk membuka kaleng/botol atau lainnya. Jangan mencoba menangkap pisau yang jatuh saat dipakai, hindari dengan badan ke belakang, biarkan pisau jatuh. Cucilah pisau setelah dipakai dengan hati-hati, bagian tajam dijauhkan dari badan. Jangan meletakkan pisau dicucian dalam air, karena tidak kelihatan, sedangkan pisaunya tajam. Membawa pisau harus hati-hati, bagian tajam menghadap ke bawah, jangan mengayunkan tangan. Letakkan pisau di tempat aman selama tidak Pakailah talenan pada saaat memotong, jangan memakai lapisan meja Pakailah serbet sebagai alas talenan supaya tidak Setelah selesai menggunakan alat, bersihkan dan kembalikan ke tempat semula dengan rapi dan K3 dalam pembuatan makanan khas daerah 4. Jenis Bahan Kemas Olahan Makanan Khas DaerahKemasan merupakan tahapan akhir dari sebuah produksi dan memegang peranan penting dalam usaha pengolahan makanan. Makanan dengan penampilan menarik akan menggugah selera, karena untuk mengkonsumsi makanan pertama-tama pandangan mata yang bekerja, kemudian diikuti indra penciuman untuk aroma, baru kemudian lidah memberi indra rasa bekerja menghasilkan rasa nikmat. Penyajian ataupun kemasan akan menjadi daya tarik konsumen untuk membelinya dan memakannya, oleh karena itu jenis, bentuk, warna, dan dekorasi kemasan perlu diperhatikan agar dapat memberikan tampilan unik, menarik, dan berkarakter pada penyajian dan kemasan produknya. Budaya kemasan sebenarnya telah dimulai sejak manusia mengenal sistem penyimpanan bahan makanan. Sistem penyimpanan bahan makanan secara tradisional diawali dengan memasukkan bahan makanan ke dalam suatu wadah yang khas daerah pada masa lampau biasanya dikemas dengan menggunakan kemasan tradisional seperti kendil dari tanah liat, anyaman daun pisang, daun kelapa, daun pisang, kelobot jagung pelepah daun jagung, daun kelapa/enau aren, daun jambu air, daun Sesuai dengan kemajuan zaman teknologi dan kebutuhan manusia, produk kemasanpun berkembang terus menerus. Saat ini, makanan khas daerah banyak dikemas menggunakan kertas, plastik, kaca/gelas, aluminium foil, dan ada pula yang dikombinasikan dengan kemasan dilakukan untuk menyiapkan barang menjadi siap untuk ditransportasikan, didistribusikan, disimpan, dijual, dan dipakai. Adanya wadah atau pembungkus dapat membantu mencegah atau mengurangi kerusakan, melindungi produk yang ada di dalamnya, melindungi dari bahaya pencemaran serta gangguan fisik gesekan, benturan, getaran. Di samping itu pengemasan berfungsi untuk menempatkan suatu hasil pengolahan agar mempunyai bentuk yang memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi. Dari segi promosi wadah atau pembungkus berfungsi sebagai perangsang atau daya tarik karena itu bentuk, warna, dan dekorasi dari kemasan perlu diperhatikan dalam kriteria tertentu juga harus diperhatikan dalam pemilihan wadah penyajian/kemasan, yaitu antara lain 1 Bahan kemasan/ wadah penyajian mampu melindungi isinya dari berbagai resiko dari luar 2 Bahan kemasan tidak Bahan kemasan/wadah penyajian memiliki daya tarik terhadap Bahan kemasan/wadah penyajian mudah wadah/kemasan disertakan label yang memuat nama produk, tanggal,nama produsen, berat bersih, komposisi, merk dagang, tanggal kadaluarsa, efek Teknik Pengemasan Makanan Khas DaerahPengemasan yang pertama yang diketahui adalah menggunakan bahan-bahan alami yang tersedia pada saat itu diantaranya keranjang dari alang-alang, kantong kulit bola tas, kotak kayu, vas tembikar, keramik amphorae, tong kayu, tas anyaman, dll. Makanan tradisional suatu daerah mungkin berbeda pada daerah lain, misalnya produk fermentasi dari ubi kayu di Jawa Tengah dan Jawa Timur dikenal sebagai tape, sementara di Jawa Barat disebut sebagai Peuyeum. Perbedaan sebutan/nama terhadap produk pangan tradisional serupa di berbagai daerah juga diikuti dengan perbedaan penggunaan kemasan untuk produk dimaksud. Ragam kemasan makanan tradisional yang sering dijumpai seperti kemasan dengan menggunakan daun pisang, kelobot jagung pelepah daun jagung, daun kelapa/enau aren, daun jambu air dan daun jati. Cara pengemasannyapun dilakukan dengan berbagai macam cara seperti dapat dilihat dalam tabel berikut Mengemas Makanan Dan Bahan Kemasan TradisionilPengemasan, di atas bertujuan untuk melindungi makanan dari kerusakan, juga merupakan daya pikat bagi orang agar tergiur perkembangannya, manusia mulai memanfaatkan bahan kemasan yang dibentuk secara khusus untuk keperluan mengemas, yaitu dengan dibuatnya bahan kemasan dari kaca, kemudian dari satu jenis makanan khas daerah yang dikemas dengan daun pisang adalah lontong. Lontong adalah makanan yang terbuat dari beras yang merupakan inovasi dengan bertujuan untuk menikmati nasi dalam bentuk lain. Pada umumnya lontong merupakan makanan yang dimasak dan dikemas dengan menggunakan daun kini, karena semakin langka atau sulitnya mendapatkan daun pisang, kemasan lontong kini dikreasikan dengan memakai mungkin rasa lontong dengan bungkus atau kemasan plastik tidak seenak bila menggunakan daun yang mempunyai banyak pohon pisang di kebun, memakai daun pisang sebagai bungkus lontong mungkin menjadi pilihan yang cukup baik. Namun perlu diingat, tidak semuadaun pisang baik digunakan untuk mengemas, dikarenakan sifat fisik yang berbeda terutama sifat fleksibilitas. Cara penggunaannya dapat secara langsung atau melalui proses pelayuan terlebih dahulu, hal ini untuk lebih melenturkan daun sehingga mudah untuk dilipat dan tidak sobek atau pecah. Seperti halnya pada pengemasan tape ketan, produk ini banyak mengandung air, sehingga dengan permukaan yang licin, rendah menyerap panas, kedap air dan udara, maka cocok untuk digunakan untuk mengemas. Berikut ini resep cara memasak atau membuat lontong dengan daun Bahan-bahan1 Untuk bahan utama membuat lontonga Beras ½ kg b Daun pisang untuk membungkus, secukpnya c Air untuk merebus, secukupnya d 500 ml Santan 2 Untuk bahan isi dapat diganti sesuai dengan selerad ¼ kg wortele ¼ kg memasak atau membuat lontong dengan daun pisang 1 Pertama-tama buat bahan untuk isi lontong. Kupas kentang dan wortel. Kemudian potong-potong sebesar dadu. Kukus kentang dan wortel tersebut hingga Langkah selanjutnya buat bahan utama pembuatan lontong. Rebus santan hingga mendidih. Masukkan beras yang sudah dicuci bersih. Tambahkan garam. Aduk-aduk terus sampai santan dalam panci Siapkan daun pisang yang tidak terlalu tua untuk membungkus. Buang bagian sisi daun pisang. Bersihkan daun pisang dengan lap kering. Lalu potong-potong sesuai selera ukuran lontong, kurang lebih 30x20 Langkah selanjutnya, ambil selembar daun pisang. Letakkan satu sendok adonan lontong di atas daun tersebut. Pipihkan aronan beras di atas daun dengan menggunakan sendok. Masukkan bahan isi. Kemudian tutup dengan adonan Rapihkan adonan beras yang telah diisi hingga berbentuk silinder. Gulung daun sampai Kemudian tutup salah satu ujung gulungan daun pisang tersebut dengan melipat kedua sisinya. Buatlah dalam jumlah banyak. 7 Langkah selanjutnya adalah memasak lontong tersebut dengan cara mengukus. Masukkan air ke dalam panci. Susun bakal lontong tersebut di dalam kukus lontong selama kira-kira 2 Jika lontong telah matang, angkat lontong dan tiriskan airnya hingga hilang atau menetes agar lontong padat, kenyal dan tidak mudah Menghitung Titik Impas Break Even Point Usaha Makanan Khas Daerah1. Pengertian Titik Impas Break Even PointBreak Even Point BEP dapat diartikan sebagai suatu titik atau keadaan dimana perusahaan di dalam operasinya tidak memperoleh keuntungan dan tidak menderita kerugian. Dengan kata lain, pada keadaan itu keuntungan atau kerugian sama dengan nol. Hal tersebut dapat terjadi bila perusahaan dalam operasinya menggunakan biaya tetap, dan volume penjualan hanya cukup untuk menutup biaya tetap dan biaya variabel. Apabila penjualan hanya cukup untuk menutup biaya variabel dan sebagian biaya tetap, maka perusahaan menderita kerugian. Dan sebaliknya akan memperoleh memperoleh keuntungan, bila penjualan melebihi biaya variabel dan biaya tetap yang harus di amatlah penting kalau kita membuat usaha agar kita tidak mengalami kerugian, diantara manfaat BEP adalaha. Alat perencanaan untuk hasilkan labab. Memberikan informasi mengenai berbagai tingkat volume penjualan, serta hubungannya dengan kemungkinan memperoleh laba menurut tingkat penjualan yang Mengevaluasi laba dari perusahaan secara keseluruhand. Mengganti sistem laporan yang tebal dengan grafik yang mudah dibaca dan dimengerti2. Strategi Menetapkan Harga Jual Makanan Khas DaerahMenentukan harga jual produk yang paling sesuai dan tepat tidaklah mudah untuk wirausawan yang baru memulai usahanya. Harga jual sangat berkaitan dengan tingkat penjualan dan tingkat keuntungan yang ditetapkan. Jika menetapkan harga terlalu mahal, dikhawarirkan pelanggan akantidak jadi membeli produk. Sedangkan jika menjual produk terlalu murah, makaakanmenghasilkan laba dengan tingkat yang rendah. Menentukan harga jual yang asal-asalan akan meningkatkan resiko kerugian. Oleh karena itu, ketika akan menetapkan harga jual produk perlu melakukan suatu perhitungan yang beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menentukan harga jual suatu produk. Hal-hal yang harus diperhatikan di antaranya adalah faktor pelanggan, pesaing, biaya, dan juga kemanfaatan untuk usaha anda sendiri. Faktor-faktor tersebut dijelaskan di bawah Pelanggan. Pelanggan merupakan prioritas utama dalam usaha makanan khas daerah, jadi pastikan bahwa harga jual yang ditetapkan akan dapat di terima oleh pelanggan. Pelanggan akan dengan senang hati membeli produk yang ditawarkan jika harga yang diberikan terjangkau dan kualitas barang pun berbanding lurus dengan kualitas barang. b. Pesaing. Pastikan bahwa harga jual produk dapat bersaing dengan harga jual produk pesaing. Perhatikan tingkat keuntungan. Jangan mengambil keuntungan yang terlalu besar karena akan menyebabkan harga jual terlalu mahal. Ada baiknya menurunkan tingkat keuntungan sehingga harga yang ditawarkan dapat bersaing dengan harga yang ditetapkan dengan Biaya, Pastikan harga jual produkyang di tetapkan dapat menutup biaya-biaya yang telah terjadi. Ini artinya harus benar-benar jeli dan teliti dalam menghitung biaya yang terjadi, pastikan bahwa tidak ada biaya yang tidak dimasukkan dalam perhitungan. Jika saja ada biaya yang tidak terhitung, akan menyebabkan harga yang tidak tepat, sehingga akan berpengaruh terhadap tingkat keuntungan, bahkan akan menyebabkan Kemanfaatan untuk usaha. Harga jual yang ditetapkan di nilai pantas jika harga dapat memberikan keuntungan yang di harapkan. Seandainya saja keuntungan yang diharapkan dapat tercapai, akan mempermudah dalam mengembangkan usaha yang sudah Menghitung BEPDalam menghitung Break Even Point diperlukan komponen penghitungan dasar seperti berikut inia. Fixed Cost. Komponen ini merupakan biaya tetap atau konstan ada walaupun tidak ada kegiatan produksi. Contoh biaya ini yaitu biaya tenaga kerja, biaya penyusutan mesin, Variabel Cost. Komponen ini merupakan biaya per unit yang sifatnya dinamis tergantung dari tindakan volume produksinya. Jika produksi yang direncanakan meningkat, berarti variabel cost pasti akan meningkat. Contoh biaya ini yaitu biaya bahan baku, biaya listrik, Selling Price. Komponen ini adalah harga jual per unit barang atau jasa yang telah dalam satu kali proses produksi digunakan 10 kg daging yang akan menghasilkan sekitar 40 bungkus rendang ukuran 1/4kg. Perhitungan biaya produksi dan keuntungannya adalah sebagai berikut1 Biaya variabel 2 Biaya tetap3 Total biayaTotal biaya = Biaya variabel + Biaya tetap = Rp. + Rp. = Rp. Penerimaan kotor Penerimaan kotor = Jumlah produksi x Harga produksi5 Pendapatan bersih Laba Pendapatan bersih = Penerimaan kotor – Total biaya = Rp. – Rp. = Jadi perkiraan pendapatan untuk satu kali produksi, yaitu sebanyak 10 kg rendang akan mendapatkan laba/keuntungan sebesar Rp. Produk Hasil Usaha Makanan Khas Daerah1. Pengertian PromosiPromosi merupakan salah satu kegiatan pemasaran yang penting dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup usaha serta meningkatkaan kualitas penjualan yang secara tidak langsung akan meningkatkan kegiatan pemasaran dalam memasarkan produk yang tidak hanya berhubungan dengan produk, harga produk, dan pendistribusian produk, tetapi berkait pula dengan mengkomunikasikan produk ini kepada konsumen agar produk dikenal dan pada akhirnya dibeli. Untuk mengkomunikasikan produk ini perlu disusun strategi yang disebut dengan strategi promosi, yang terdiri dari empat komponen utama yaitu periklanan, promosi penjualan, publisitas, dan penjualan tatap Periklanan advertising Merupakan sebuah bentuk komunikasi non personal yang harus memberikan imbalan/pembayaran kepada sebuah organisasi atau dengan menggunakan media massa. Adapun media yang biasa digunakan adalah televisi, surat kabar, majalah, internet, dan lain Promosi penjualan sales promotionMerupakan insentif jangka pendek untuk meningkatkan penjualan suatu produk atau jasa dimana diharapkan pembelian dilakukan sekarang juga. Wujud nyata kegiatan promosi penjualan misalnya adalah obral, pemberian kupon, pemberian contoh produk, dan lain-lainc. Penjualan tatap muka Personal SellingMerupakan sebuah proses dimana para pelanggan diberi informasi dan persuasi untuk membeli produk-produk melalui komunikasi secara personal dalam suatu situasi Hubungan Masyarakat PublishitasMerupakan bentuk komunikasi non personal dalam bentuk berita sehubungan dengan organisasi tertentu atau tentang produk-produknya yang ditransmisi melalui perantara media massa dan tidak dipungut biaya sama sekali tetapi bukan juga Tujuan Promosi Dalam memasarkan sebuah produk, tak jarang para pelaku usaha mengadakan acara khusus untuk mempromosikan produk unggulannya kepada tersebut sengaja dilakukan untuk mendukung strategi pemasaran mereka sehingga produk yang dimilikinya semakin dikenal luas oleh semua lapisan macam strategi promosi pun dilakukan para pelaku usaha untuk menarik minat calon konsumennya dan meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap brand image produknya. Misalnya saja promosi besar-besaran melalui potongan harga diskon khusus, memberikan sampel gratis untuk produk-produk terbaru, atau sekedar memberikan pelayanan khusus bagi para konsumen yang membeli produk dalam jumlah yang cukup banyak. Namun, sebelum merencanakan dan menjalankan strategi promosi penjualan, sebaiknya tentukan terlebih dahulu tujuan promosi yang ingin ini penting agar program promosi yang direncanakan bisa sesuai dengan tujuan utama yang telah ditetapkan sebelumnya. Berikut adalah beberapa tujuan utama mempromosikan sebuah Memberikan daya tarik khusus bagi para pelangganPromosi penjualan dalam sebuah acara sangat ditunggu-tunggu oleh sebagian besar konsumen. Biasanya para pelanggan sengaja menanti event promosi sebuah produk untuk mendapatkan penawaran harga yang lebih murah. Kondisi inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen, sehingga mereka tidak segan untuk ikut bergabung dengan antrian yang cukup panjang atau turun langsung berdesak-desakan di lokasi promosi untuk mendapatkan produk unggulan yang sedang diobral Meningkatkan angka penjualanSebagian besar pelaku usaha sengaja mengadakan kegiatan promosi besar-besaran untuk meningkatkan volume penjualan dan mendapatkan omset besar setiap bulannya. Biasanya strategi ini dijalankan para pelaku usaha yang memiliki stok persediaan barang di gudang cukup strategi promosi tersebut sengaja dilakukan untuk menghabiskan stok lama atau persediaan barang di gudang serta mempercepat perputaran uang agar bisa segera balik Membangun loyalitas konsumenTujuan pelaku usaha mengadakan kegiatan promosi tidak hanya untuk meningkatkan penjualan produk, namun juga untuk membangun loyalitas dari para konsumennya. Hal ini dilakukan untuk menjaring para konsumen yang awalnya hanya sekedar ingin coba-coba, menjadi pelanggan tetap yang akan menggunakan produk-produk yang dibuat secara berkelanjutan. Tentunya untuk mewujudkan tujuan tersebut dibutuhkan strategi promosi jitu, misalnya saja dengan memberikan diskon 25% untuk pembelian selanjutnya, atau memberikan kupon khusus yang bisa ditukarkan dengan produk gratis setelah mengumpulkan lima buah kupon pembelian. Dengan hadiah menarik, maka konsumen pun semakin senang membeli produk-produk yang Manfaat PromosiPromosi perusahaan memang sangat penting karena mempengaruhi hasil penjualan suatu produk atau barang, dan tentunya itu sangat berdampak besar terhadap berlangsungnya kreatifitas suatu perusahaan. Strategi promosi perusahaan sering digunakan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan permintaan atau penjualan produk yang ditawarkan, sehingga dapat meningkatkan laba yang diperoleh. Selain itu kegiatan promosi juga memberikan kemudahan dalam merencanakan strategi pemasaran selanjutnya, karena biasanya kegiatan promosi dijadikan sebagai cara berkomunikasi langsung dengan calon konsumen. Sehingga kita dapat memperoleh informasi akurat dari para konsumen, mengenai respon produk yang kita tawarkan. Berikut beberapa manfaat lain dari adanya kegiatan promosi a. Mengetahui produk yang diinginkan para konsumenb. Mengetahui tingkat kebutuhan konsumen akan suatu produkc. Mengetahui cara pengenalan dan penyampaian produk hingga sampai ke konsumend. Mengetahui harga yang sesuai dengan kondisi pasarane. Mengetahui strategi promosiyang tepat kepada para konsumenf. Mengetahui kondisi persaingan pasar dan cara mengatasinyag. Menciptakan image sebuah produk dengan adanya promosi4. Sasaran PromosiMempromosikan rumah makan adalah suatu tahapan yang cukup menantang bagi pemilik restoran atau warung makan. Promosi yang dilakukan haruslah tepat sasaran. Siapa yang akan menjadi konsumen utama produk makanan khas daerah yang kita buat, apakah anak-anak, remaja, atau orang dewasa. Tentunya kita tidak ingin menghambur-hamburkan uang untuk melakukan promosi yang kurang tepat sasaran. Berikut beberapa cara promosi rumah makan yang murah tapi tepat sasarana. Mulut ke mulut atau testimonialCara ini merupakan cara tradisional yang masih terbilang efektif hingga sekarang. Cara yang paling mudah adalah dengan mengundang atau datang ke grup arisan ibu-ibu dan berikan contoh produk makanan khas daerah yang sudah kemasan dan rasa terbaik dari contoh makanan tersebut. Tetaplah jaga kualitas produk yang sampai contoh yang diberikan lebih baik dari produk yang Promosi melalui jejaring sosialDewasa ini orang sudah tidak asing lagi dengan facebook, twitter, wordpress, youtube dan lain-lain. Gunakanlah media sosial ini untuk mempromosikan produk yang dibuat karena gratis dan mudah untuk dioperasikan. Lakukan cara promosi ini dengan mengupload gambar-gambar makanan yang dibuat. Berikan alamat dan nomor kontak rumah makan. Rajin-rajinlah untuk memberikan berita terbaru tentang restoran dan produk yang dibuat melalui media Loyalty programsPromosi ini berupa pemberian point-point pada setiap pembelian. Jika pembeli sudah mencapai point tertentu, bisa diberikan voucher atau diskon khusus kepada Up-sellingUp-selling adalah suatu cara mempromosikan suatu produk saat pembeli sedang berinteraksi dengan penjual. Misalnya dengan memberitahukan manfaat dari produk tertentu atau menu baru dengan diskon tertentu. Tapi perlu kehati-hatian saat melakukan up-selling, jangan sampai pembeli merasa dipaksa untuk membeli suatu .Mengadakan suatu acaraAcara seperti lomba memasak, kursus memasak secara gratis, acara ulang tahun atau acara anak lainnya. Acara seperti ini bisa menarik pelanggan untuk datang secara sukarela. Berikanlah contoh-contoh makanan atau promosi-promosi kepada pelanggan selama acara Email dan mobile marketingMintalah alamat email atau nomor handphone pembeli jika ada, untuk memberikan berita terbaru tentang makanan yang dibuat kepada pembeli. Tapi jangan lupa untuk menanyakan kepada pembeli apakah mereka bersedia untuk dihubungi melalui email atau sms jika terdapat promosi di rumah makan. Karena ada juga pembeli yang sering merasa terganggu untuk menerima promosi-promosi seperti ini. Ditakutkan pembeli justru akan lari jika kita memaksakan cara ini kepada Blog dan videoBuatlah blog tentang rumah makan anda melalui blog gratis seperti wordpressatau blogger agar rumah makan yang kita miliki bisa diketahui oleh masyarakat lebih luas. Jika mungkin buatlah video tentang keistimewaan makanan yang kita buat dan upload di jejaring sosial seperti facebook atau youtube. Sehingga pembeli merasa tertarik untuk datang ke tempat Stiker promosi di tempat-tempat menungguStiker kecil tentang restoran bisa dibuat dan ditempelkan di tempat-tempat umum, terutama tempat-tempat dimana banyak orang menunggu dan antri seperti toilet, halte, dan angkutan kota. Atau anda juga bisa memberikan stiker mobil gratis di tempat parkir yang bertuliskan nama dan foto makanan yang disediakan di Teknik PromosiPromosi penjualan sales promotion merupakan kegiatan yang sangat penting dan merupakan bagian integral dari proses pemasaran. Berbagai cara dilakukan untuk mempromosikan produk yang dibuat. Lingkungan bisnis makanan inetrenasional saat ini telah menjadi sangat kompetitif karena meningkatnya jumlah warung makan/restoran yang menawarkan produk mereka. Seorang wirausahawan harus mengetahui beberapa strategi penjualan untuk meningkatkan popularitas produk yang dihasilkan. Beberapa teknik promosi yang dapat dilakukan adalah a. Memberikan kupon CouponsTeknik ini dilakukan dengan memberikan sertifikat yang memberi hak pada pemegangnya untuk mendapat pengurangan harga seperti yang tercetak untuk pembelian produk tertentu. Kupon dapat dikirim, disertakan atau dilampirkan pada produk, atau diselipkan dalam iklan di majalah dan Koran. Kupon agar efektif sebaiknya memberikan ptongan harga 15% sampai 20%b. Price-off Deals/Discount Potongan hargaTeknik ini dilakukan dengan memberikan potongan harga langsung di tempat pembelian, biasanya potongan harga berkisar dari 10% -25%.c. Premium and advertising specialties Promosi specialTeknik ini dilakukan dengan memberikan barang dengan biaya yang relatif rendah atau gratis sebagai insentif untuk membeli produk Contest and sweepstakes Kontes dan UndianTeknik promosi yang dilakuakn dengan memberikan hadiah berupa tawaran kesempatan untuk memenangkan uang tunai, perjalanan atau barang-barang karena membeli sesuatu. Teknik ini dapat juga dilakukan dengan cara memberikan kontes tentang mebuat jingle atau logo produk makanan intersional yang akan Sampling and trial offers pemberian contoh produkMerupakan teknik promosi dengan memberikan penawaran gratis untuk sejumlah produk atau jasa. Sampel itu dapat dikirim dari rumah ke rumah, dikirim lewat pos, diambil di toko, disertakan pada produk lain atau dipajang dalam suatu penawaran iklan. Pemberian sample adalah cara yang paling efektif dan paling mahal untuk memperkenalkan suatu produk baru. Beberapa teknik yang dipergunakan pada sampling adalah 1 In-store sampling yaitu pemberian contoh produk di dalam took2 Door-to-door samplingyaitu pemberian contoh produk dengan mendatangi konsumen satu per satu. Teknik ini lumayan mahal karena besarnya biaya tenaga kerja, tetapi dapat efektif jika pemasar mempunyai informasi lokasi yang sesuai dengan segmentasi dan target yang akan dicapai pada area geografi Mail sampling yaitu mengirimkan contoh prosuk melalui jasa pos. Teknik ini merupakan alternatif dari distribusi Newspaper sampling yaitu pengiriman contoh produk melalui surat kabar5 On-Package sampling yaitu teknik dimana contoh barang disisipkan pada kemasan produk lain, sangat berguna untuk brands targeted Contohnya Pembelian makanan utama berhadiah ice cream. 6 Mobile sampling yaitu membawa keluar logo untuk menghiasi mall, area rekreasi, ecan raya dan pusat Brand Product placement adalah teknik promosi untuk mencapai pasar dengan memasukan produk pada sebuah acara televisi atau film. Contoh artis melakuakn adegan makan/minum dengan menggunakan produk makanan internsional atau di warung makan/ Rebates Rabat/ tawaran pengembalian tunai yaitu memberikan pengurangan harga setelah pembelian terjadi. Konsumen mengirim bukti pembelian tertentu kepada produsen. Dikenal dalam tawaran barang konsumsi sebagai beli tiga, dapat satu Frequency Continuity programs yaitu teknik promosi yang mengarah kepada program-program yang berkelanjutan, seperti menawarkan konsumen discount atau hadiah produk gratis untuk mencapai terjadinya pengulangan dalam pembelian atau langganan dari merk atau perusahaan yang Event Sponsorship yaitu menjadi spronsor pada suatu event besar yang banyak didatangi oleh pertandingan balap mobil, konser musik atau acara amal, itu membuat merk sangat ditonjolkan pada acara tersebut sehingga membuat kredibilitas merk meningkat bersamaan dengan para penonton di acara Laporan Kegiatan Usaha Makanan Khas Daerah1. Pengertian Laporan Kegiatan Usaha Makanan Khas DaerahMembuat laporan kerap kali dilakukan dalam mengerjakan tugas laporan prakerin atau laporan kegiatan yang ditugaskan oleh guru di harus mempunyai format penulisan yang baik. Selain itu, isi yang mudah dipahami sudah menjadi keharusan agar pembaca mengerti apa yang dimaksud dalam isi laporan tersebut, sehingga pembaca akan antusias adalah segala sesuatu, baik itu peristiwa atapun kegiatan yang dilaporkan dan dapat berbentuk lisan ataupun tertulis berdasarkan fakta atau peristiwa yang terjadi. Laporan memiliki berbagai jenis, seperti laporan perjalanan, laporan penelitian, dan laporan perjalanan. Pada hakikatnya, laporan perjalanan adalah cerita tentang perjalanan yang kita lakukan dan termasuk laporan nonformal karena tidak menggunakan sistematika standar laporan resmi. Laporan kegiatan makanan khas daerah dibuat dalam bentuk proposal. Proposal ini yang dibuat bermanfaat untuk a. membantu wirausaha untuk mengembang kan usaha dan menguji strategi dan hasil yang di harap kan dari sudut pandang pihak lain investorb. membantu wirausaha untuk berfikir kritis dan obyektif atas bidang usaha yang akan dijalankanc. sebagai alat komunikasi dalam memaparkan dan menyakinkan gagasan kepada pihak laind. Membantu meningkat kan keberhasilan para wirausaha2. Menganalisis Laporan Kegiatan Usaha Makanan Khas DaerahLaporan adalah alat pemberitahuan atau pertanggungjawaban dari suatu tim kerja yang disusun secara lengkap, sistematis, dan kronologis. Laporan merupakan suatu keterangan mengenai suatu peristiwa atau perihal yang ditulis berdasarkan berbagai data, fakta, dan keterangan yang melingkupi peristiwa atau perihal mengenai peristiwa atau perihal yang bersifat penting atau resmi biasanya disampaikan dalam bentuk laporan berarti melakukan suatu kajian atau penelitian terhadap suatu yang dianalisis dalam laporan dapat meliputi isi peristiwa, kronologi waktu, kelengkapan data, kebahasaan, dan bentuk laporan. Dalam menganalisis laporan yang perlu diperhatikan hal-hal Menyimak laporan dengan saksama, sehingga dapat menangkap informasi yang disampaikan secara utuh dan lengkap serta terperinci. b. Memahami isi laporan dari bentuk, isi, maupun kebahasaan. c. Menguraikan secara detail atau rinci pokok-pokok isi laporan. d. Melakukan pengecekan terhadap setiap hal yang dilaporkan secara detail dan cermat. e. Tidak mencampuradukkan antara fakta yang bersifat objektif dan opini atau pendapat yang cenderung bersifat subjektif . f. Melakukan kajian terhadap kebenaran atau ketepatan hasil laporan tersebut. g. Memberikan suatu pandangan atau pendapat terhadap laporan berdasarkan suatu teori atau definisi referensi.3. Membuat Laporan Kegiatan Usaha Makanan Khas DaerahLaporankegiatan usaha merupakan dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausahawan untuk mengembangkan semua unsur yang relevan, sehingga orang luas tertarik untuk menjalin kerjasama. Membuat laporan kegiatan usaha di sekolah dilakukan dalam mengerjakan tugas laporan prakerin atau laporan kegiatan yang ditugaskan oleh guru di sekolahSebuah laporan harus memiliki format yang baik dan benar harus mengandung beberapa sifat seperti berikut inia. Mengandung imaginasib. Laporan harus sempurna dan lengkapc. Laporan harus disajikan secara menarikDalam pembuatan laporan kegiatan usahaada sistematika yang bisa dijadikan pedoman seperti terlihat PengantarDaftar IsiDaftar TabelDaftar GambarDaftar LampiranBab I. Pendahuluan A. Latar Belakang B. Tujuan Kegiatan C. Kegunaan Kegiatan D. Kajian TeoriBab II. Isi Utama Laporan A. Rencana kegiatan B. Proses Pelaksanaan KegiatanC. Laporan KeuangnBab III. Kesimpulan dan Saran A. Kesimpulan B. Saran Daftar Pustaka daftar sumber-sumber dari buku,majalah,koran dllLampiran-Lampiran catatan-catatan yang kita peroleh selama kegiatan seperti daftar harga bahan-bahan pembuat produk, dan akhirnya postingan yang admin bagikan tentang Materi Pengolahan dan Kewirausahaan Bahan Nabati Menjadi Makanan Khas Daerah. Semoga bermanfaat dan baca juga Materi Prakarya Budidaya Pembenihan Ikan Konsumsi

C Produk Kerajinan Hiasan dari Bahan Limbah. 1. Jenis-jenis Produk Hiasan. Dilihat dari penempatannya, produk hiasan dapat ditemui didalam rumah (interior) dan diluar rumah (eksterior). 2. Produk Hiasan dan Nilai Estetik. Produk hiasan adalah produk yang memiliki fungsi hias. Beberapa produk hiasan disamping mempunyai fungsi hias juga memiliki

118Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK Prakarya dan Kewirausahaan119PENGOLAHAN120Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK Peta MateriWirausaha Produk PengolahanMakanan Khas DaerahYang DimodifikasiPerencanaan UsahaMakanan Khas Daerah ModifikasiA- Keragaman makanan khas daerah- Metode pengolahan sederhana- Sumber bahan baku melimpahTeknologi PengolahanMakanan Khas Daerah ModifikasiB- Prinsip pengolahan- Metode pengemasan dan pelabelan- Contoh olahan dadih, telur asin, asinan dllPenghitungan Harga Makanan Khas Daerah ModifikasiC- Penentuan biaya investasi- Penentuan biaya tetap dan tidak tetap- Penentuan Harga Pokok Produksi HPP- Penentuan harga jual- Perhitungan Laba/RugiMedia Promosi Makanan Khas Daerah ModifikasiD- Pengenalan ke masyarakat sekitar- Pertemuan ruti seperti arisan- Pameran/bazar- Melalui media social fb, twitter, dllKonsinyasi Makanan Khas Daerah ModifikasiE- Pemilihan warung/toko/outlet- Pembinaan hubungan kerjasama dengan pemasar- Kehati-hatian memilih pemasarasinan, dllsosial facebook, twitter, dllPrakarya dan Kewirausahaan121Setelah mempelajari bab ini, siswa mampu• Menghayati bahwa begitu besar keanekaragaman makanan khas yang ada di daerah-daerah, di seluruh Indonesia, dimana masing-masing mempunyai ciri dan citarasa yang khas.• Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri serta sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif dalam membuat analisis kebutuhan adanya teknologi pengolahan yang baik dan tepat untuk setiap makanan khas daerahnya.• Mendesain dan membuat produk khas daerahnya masing-masing, meliputi model/teknik pengolahan, kemasan dan pelabelan, perhitungan biaya, media promosi, sistem penjualan yang digunakan.• Mempresentasikan - peluang dan perencanaan usaha sesuai pilihan makanan khas daerah yang dipilihnya dengan perilaku jujur dan percaya pengembangan bisnis, meliputi teknik pengolahan, kemasan, promosi dan pemasaran, sesuai dengan produk yang dipilihnya.• Menyajikan simulasi wirausaha pengolahan makanan khas daerah berdasarkan analisis pengelolaan sumber daya yang ada di lingkungan IVWirausaha Pengolahan Makanan Khas Daerah yang Dimodifi kasiTujuan Pembelajaran122Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK Indonesia terkenal sebagai negara agraris, yang sangat subur, dengan hasil pertaniannya cukup melimpah. Begitupun dengan hasil perikanan dan peternakannya. Nenek moyang kita sudah terbiasa memanfaatkan sumber daya alam SDA di sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan akan makan dan minumnya, walaupun belum ada pemahaman tentang makanan yang baik dan/atau nilai gizi dari makanan yang dikonsumsinya. Hasil SDA yang melimpah, cukup berlebih, seringkali tidak terserap dengan dikonsumsi secara segar, terutama saat panen raya. Saat musim panen tiba, seringkali kita melihat banyak SDA yang terbuang karena busuk dan/atau harga turun drastis karena suplai yang menumpuk. Dibutuhkan satu solusi yang cukup baik untuk menanggulangi masalah ini, agar tidak terus terjadi. Teknologi pengolahan untuk SDA ini, baik nabati maupun hewani, adalah hal yang dibutuhkan, untuk dapat menyelamatkan SDA agar bisa lebih tahan lama, sehingga harga bisa ditahan tidak merosot turun. Setiap daerah di Indonesia mempunyai makanan dan minuman khas, yang kemudian menjadi ciri khas dari setiap daerah tersebut. Makanan khas daerah, biasanya makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat di daerah tersebut, dengan cita rasa khas yang diterima oleh masyarakat tersebut. Cita rasa khas ini dapat menjadi nilai lebih, tetapi juga bisa menjadi nilai negatif jika tidak ditangani dengan tepat. Sehingga pemilihan model penanganan yang tepat, sangat diharapkan, untuk menjadikan makanan khas daerah ini menjadi lebih bernilai baik dan bisa tersebar ke wilayah yang lebih luas. Teknologi pengolahan diharapkan dapat membantu menyelamatkan SDA, baik nabati maupun hewani, menjadi produk dengan nilai tambah yang lebih baik. Hal ini juga diharapkan dapat mendorong untuk menciptakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah UMKM tumbuh di setiap daerah, sehingga mampu melahirkan para wirausaha baru, yang secara otomatis akan menyerap tenaga kerja, sehingga mengurangi angka pengangguran. Wirausaha baru ini dapat diciptakan sedini mungkin, bahkan sejak masih duduk di bangku sekolah. Sehingga kehadiran Mata Pelajaran Kewirausahaan adalah menjadi salah satu usaha dan upaya untuk mendorong remaja kita berpikir untuk memilih masa depannya dengan menjadi wirausahawan. Berbagai wirausaha bisa dipilih, sesuai dengan kemampuan dan kesukaannya, dan salah satunya adalah wirausaha di bidang makanan dan minuman. A. Perencanaan Usaha Pengolahan Makanan Khas Daerah yang Dimodifi kasi Sejak dahulu kala, Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan, yang sangat majemuk, terdiri atas berbagai suku bangsa, bahasa, dan budaya. Keberagaman ini sangat berkorelasi positif dengan keberagaman makanan tradisionalnya. Setiap daerah mempunyai makanan khas yang menjadi bagian dari ciri khas daerah tersebut dan dapat menjadi bagian dari daya tarik untuk pariwisata selain kekayaan alam dan kesenian. Makanan menjadi Prakarya dan Kewirausahaan123bagian yang tak terpisahkan dari nilai jual pariwisata suatu daerah, baik sebagai makanan khas yang dinikmati di tempat, maupun sebagai oleh-oleh yang dibawa pulang. Makanan khas daerah masih dapat dikembangkan, baik kuantitas maupun kualitasnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, juga untuk dijual ke daerah lain dan/atau wisatawan/pendatang. Beberapa terobosan dapat dilakukan untuk mengangkat citra makanan khas daerah, misalnya penunjukan suatu produk khas menjadi ikon daerah tersebut, aturan untuk mewajibkan hotel/penginapan menyajikan welcome drink dengan minuman khas daerah tersebut, pembuatan kemasan yang menarik dan bertuliskan Oleh-Oleh Khas Daerah tersebut’. Upaya terobosan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha makanan khas daerah untuk didistribusikan ke daerah lain dan diekspor ke luar negeri. Hal tersebut akan menjadi promosi positif untuk meningkatkan nilai jual makanan khas daerah dan pariwisata daerah. Otonomi daerah, peningkatan peran media cetak dan elektronik, serta perhatian instansi pemerintah dan swasta terhadap sektor pariwisata dan industri kreatif, merupakan faktor dukungan yang turut mendorong wirausaha makanan khas daerah. Pemerintah dan instansi-instansi swasta berpihak pada upaya mengembangan produk kreatif berbasis budaya. Salah satu upaya mempromosikan produk makanan khas Nusantara kepada dunia internasional adalah dengan menetapkan Ikon Kuliner Indonesia pada 14 Desember 2012. Ikon Kuliner Indonesia saat ini diwakili oleh 30 jenis makanan khas Indonesia. Makanan ini terdiri atas makanan pembuka, makanan utama, dan makanan penutup yang dipilih dari seluruh Nusantara. Makanan ini menjadi hidangan yang wajib disajikan pada acara internasional. Pengenalan Ikon Kuliner Indonesia kepada dunia internasional, tidak hanya dari resep dan rasa masakannya, melainkan cara penyajian, serta sejarah, fi losofi dan cerita-cerita yang berkaitan dengan makanan tersebut. Makanan khas Indonesia akan menjadi daya tarik pariwisata daerah bagi wisatawan lokal maupun dari mancanegara untuk datang ke daerah-daerah di Nusantara. Ketersediaan satu tempat/area yang menyediakan produk-produk khas daerah, tentu adalah dukungan akhir yang harus juga menjadi perhatian Pemerintah Daerah. Oleh karena dorongan menghasilkan produk yang baik akan menjadi kurang optimal, jika tidak didukung oleh ketersediaan outlet yang mudah dijangkau dan/atau strategis. Setiap Pemerintah Daerah sebaiknya menyediakan area tersebut, yang dikelola secara profesional. Area tersebut diharapkan bisa terpadu, antara tempat wisata, tempat kuliner, penginapan/hotel dan outlet oleh-oleh. 124Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK Sumber Dokumen Kemenparekraf Gambar Masakan yang termasuk Ikon Kuliner Indonesia dengan Bahan Utama Nabati Sumber Dokumen Kemenparekraf Gambar Masakan yang termasuk Ikon Kuliner Indonesia dengan Bahan Utama Hewani Prakarya dan Kewirausahaan125Potensi daerah yang kaya dan dukungan serta peluang pasar membuat makanan khas daerah menjadi pilihan potensial yang ditekuni untuk wirausaha. Pengembangan makanan khas daerah selain dapat membuka peluang usaha yang cukup besar, juga otomatis dapat memperluas lapangan pekerjaan, peningkatan penghasilan dan kesempatan berusaha masyarakat, khususnya di daerah, sehingga akan mendorong dan menumbuhkan perekonomian masyarakat daerah. Makanan khas daerah atau makanan tradisional, sangat potensial dikembangkan, karena berbasis pada bahan baku yang tersedia di sekitarnya. Makanan tradisional bisa mencakup segala jenis makanan olahan, termasuk makanan utama, kudapan maupun minuman yang dikenal dan lazim dikonsumsi di daerah tersebut. Kekhasan bahan baku, cara memasak, dan fi losofidari makanan khas daerah, selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun internasional. Kreatifi tas dibutuhkan dalam pengem–bangan wirausaha makanan khas daerah agar cita rasa lebih bervariasi, penampilan produk lebih menarik, produk lebih awet, serta upaya promosi dan sosialisasi yang lebih ditingkatkan. Pengembangan makanan khas daerah dapat dilakukan dengan memodifi kasi cara pengolahan dan pengemasan. Modifi kasi dapat memanfaatkan metode produksi dan teknologi baru. Mempertahankan dan mengembangkannya adalah menjadi solusi untuk tetap menjaga keberadaannya, juga tentu menjadi peluang bisnis yang sangat baik. Berbagai jenis wirausaha bisa menjadi alternatifdalam pemilihan ide, bagi calon wirausahawan. Jeniswirausaha ini disesuaikan dengan banyak hal, baik keahlian, minat dan kesukaan, maupun berdasarkanketersediaan bahan baku yang ada disekitarnya, dan peluang yang ada. Persoalan mencari ide wirausaha seringkali menjadi masalah utama bagi calon wirausahawan. Banyak orang yang mengungkapkankeinginannya untuk mempunyai usaha sendiri, namun tak kunjung juga menemukan ide wirausaha yang pas. Padahal ide wirausaha dapat diperoleh dari mana saja, mulai dari apa yang kita lihat di lingkungan sekitar, apa yang kita dengar sehari-hari, melihat potensi diri sendiri, mengamati lingkungan, sampai dengan meniru wirausaha orang lain yang sudah sukses. Intinya, ide wirausaha dapat dipilih dari upaya pemenuhan apa yang dibutuhkan manusia, mulai dari kebutuhan primer, sekunder, dan kebutuhan akan barang mewah. Perlu diingat bahwa berwirausaha sesuai dengan karakter dan hobi kita akan lebih menyenangkan, dibandingkan dengan berwirausaha yang tidak kita sukai. Mengapa wirausaha makanan khas daerah?• Produknya sangat bervariasi • Bahan baku mudah didapat• Teknologi pengolahan cukup sederhana dan dapat dipelajari• Investasi alat dan mesin dapat disesuaikan dengan dana yang tersedia• Pilihan kemasan sangat beragam dan mudah didapat• Pasar sangat terbuka lebar• Makanan khas daerah termasuk makanan yang merupakan kebutuhan wajib manusia126Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK Kewirausahaan bidang makanan olahan bisa menjadi ide alternatif yang sangat menjanjikan. Ada pesan moral dan motivasi yang sangat kuat dan melekat dari seorang dosen kewirausahaan senior di Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Ir. Soesarsono Wijandi, Alm yaitu “Selama manusia masih makan, maka bisnis makanan dan minuman tidak akan pernah mati.”Pilihan wirausaha pada produk makanan khas daerah, adalah pilihan yang tepat, karena banyak faktor kemudahan dan peluang yang didapat dari wirausaha bidang ini. Banyak negara yang pariwisatanya sangat berkembang karena daya tarik makanan khas daerahnya, kulinernya, dan daya tarik oleh-oleh produk makanan olahannya. Sebagai seorang wirausahawan pemula, sangat dianjurkan untuk lebih kreatif dan inovatif dengan wirausaha yang dijalankannya, artinya selalu melakukan diversifi kasi produk atau pengembangan produk agar memiliki varian lebih dan mempunyai kelebihan dibanding pesaingnya. Inovasi juga dilakukan agar konsumen tidak jenuh dengan produk yang sudah ada. Walaupun produk khas daerah, inovasi tetap bisa dilakukan, baik inovasi dari sisi rasa, bentuk, maupun kemasannya. Indonesia adalah negara yang sangat majemuk, beragam daerah dengan beragam budaya, juga beragam makanan khas daerahnya. Hampir di setiap daerah mempunyai makanan khas, misalnya Medan dengan bika ambon dan sirup markisa, Padang dengan dadih dan rendang, Sukabumi terkenal dengan mochi, Yogyakarta dengan bakpia. Hal ini menjadi khasanah kekayaan tersendiri, yang menjadikan peluang untuk dijadikan ide dalam pemilihan bidang wirausaha yang akan diambil. Persaingan bisnis makanan khas daerah juga tidak akan terlalu berat, karena tidak setiap orang dan semua daerah dapat melakukan hal yang sama, dikarenakan produknya yang spesifi k. B. Sistem Pengolahan Makanan Khas Daerah yang Dimodifi kasi Produk makanan khas daerah terdiri atas makanan dan minuman khas daerah. Makanan dapat dibagi menjadi makanan kering dan makanan basah. Produk makanan dapat juga dikelompokan menjadi makanan jadi dan makanan setengah jadi. Makanan jadi adalah makanan yang dapat langsung disajikan dan dimakan. Makanan setengah jadi membutuhkan proses untuk mematangkannya sebelum siap untuk disajikan dan dimakan. Makanan kering khas daerah yang dapat langsung dimakan contohnya keripik balado dari daerah Sumatera Barat dan kuku macan dari Kalimantan Timur. Makanan kering khas daerah yang tidak dapat langsung dimakan misalnya kerupuk udang Sidoarjo dan dendeng sapi Aceh. Sedangkan menurut bahan bakunya, makanan khas daerah dikelompokkan pada makanan khas daerah yang berbahan nabati dan yang berbahan hewani. Prakarya dan Kewirausahaan127Makanan khas daerah yang dimodifi kasi adalah makanan atau minuman yang diproduksi di suatu daerah, yang merupakan identitas daerah tersebut, dan menjadi pembeda dengan daerah lainnya, kemudian dilakukan sentuhan inovasi pada produk tersebut, sehingga mempunyai mutu yang lebih baik. Berbagai makanan khas daerah di Indonesia menjadi ciri khas daerah tersebut. Wirausaha di bidang makanan khas daerah, dapat menjadi pilihan yang sangat tepat, karena kita lebih banyak mengenal produk makanan khas daerah kita daripada daerah lainnya. Sumber Dokumen Kemendikbud Gambar Jenis-jenis Produk Makanan Tugas 1Membuat Daftar dan Deskripsi Makanan Khas Daerah • Di daerah tempat tinggalmu dan sekitarnya tentu ada makanan khas daerah. Carilah informasi melalui pengamatan, wawancara, maupun dari literatur tentang makanan khas daerahmu. Tuliskan menjadi sebuah daftar seperti contoh tabel di bawah ini. • Pilih salah satu dari jenis makanan khas daerah dari daftar tersebut yang paling disukai. Tulis dan gambarkan informasi tentang makanan tersebut pada kertas A4 dengan MakananKategori Hewan/NabatiAsal DaerahCiri BiluhutaNabatiGorontaloTerbuat dari Khas DaerahNama Daerah128Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK 1. Produk Makanan Hewani Khas Daerah Makanan khas daerah hewani adalah makanan khas daerah yang bahan baku utamanya berasal dari bahan hewani, seperti ayam, daging sapi, ikan, telur, dan sejenisnya. Beberapa contoh produk makanan khas daerah hewani yang ada di Indonesia misalnya telur asin, dadih, dan rendang. Ketiga produk ini sudah cukup dikenal di Indonesia, dan masih bisa terus dikembangkan, baik mutu produknya maupun kemasannya. a. Telur Asin Telur asin adalah makanan yang berbahan baku telur mayoritas telur bebek, yang dilakukan proses pengawetan dengan cara penggaraman atau diasinkan. Penambahan garam bertujuan untuk mengawetkan produk dan memberi cita rasa khas pada telurnya. Setelah dilakukan penggaraman, telur tersebut menjadi awet sampai 30 hari pada suhu ruang. Telur asin dikenal sebagai makanan khas daerah Brebes-Jawa Tengah, meskipun banyak daerah lain yang juga sudah membuatnya. Telur asin yang ada saat ini dapat ditingkatkan salah satunya dengan memastikan ketersediaan bahan baku telur bebek dengan ukuran yang seragam dan mutu yang baik. Bahan baku yang baik harus diolah dengan tepat agar memiliki tingkat keasinan yang konsisten dan disesuaikan dengan selera pasar. Pengemasan yang baik dan menarik akan meningkatkan daya saing produk telur asin Dokumen KemendikbudGambar Telur Asin dengan Bahan Baku Telur BebekPrakarya dan Kewirausahaan129b. Dadih Dadih atau dadiah merupakan hasil fermentasi secara alamiah air susu kerbau dalam tabung bambu yang sudah lama dihasilkan di Sumatera Barat Azima et. al., 1999 dan Jambi Sunarlim, 2009. Dadih merupakan produk fermentasi yang sangat kaya akan nilai gizi. Tantangan dan peluang peningkatan mutu produk dadih, diantaranya dengan inovasi rasa agar lebih disukai oleh banyak kalangan, proses produksi agar lebih higienis dan efi sien, serta pengawetan dan pengemasan yang lebih baik. Sumber Dadih dalam Tabung Bambu 130Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK c. Rendang Rendang adalah makanan berbahan dasar daging sapi, mempunyai cita rasa pedas, yang dalam pembuatannya diperkaya dengan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah, terutama cabe merah dan kelapa. Rendang semula adalah makanan khas Padang-Sumatera Barat, tetapi saat ini sangat mudah ditemui di berbagai kota di Indonesia bahkan dunia, karena cita rasanya yang relatif disukai oleh berbagai kalangan konsumen. Peluang pengembangan rendang adalah penyediaan rendang dengan berbagai level tingkat kepedasan, peningkatan mutu yang lebih baik dan seragam, serta peningkatan keawetan dengan bantuan pengemasan yang lebih baik. 2. Produk Makanan Nabati Khas Daerah Makanan khas daerah nabati adalah makanan khas daerah yang bahan baku utamanya berasal dari bahan nabati, seperti dari sayur-sayuran, buah-buahan, umbi-umbian, kacang-kacangan, dan sejenisnya. Produk makanan nabati khas daerah jumlahnya sangat banyak di Indonesia, hampir di setiap daerah mempunyai banyak makanan khas daerah yang berbahan baku nabati. Beberapa contoh produk makanan khas daerah hewani yang ada di Indonesia, misalnya asinan, fruit leatherkulit buah dan mochi. Ketiga produk ini juga sudah cukup dikenal di Indonesia, tetapi inovasi terhadap produk ini masih bisa terus dilakukan, baik inovasi produk maupun kemasannya. Sumber Rendang dalam Kemasan Vakum Prakarya dan Kewirausahaan131a. Asinan Asinan merupakan jenis makanan yang terbuat dari buah-buahan atau sayuran segar, yang diberi kuah dengan paduan berbagai jenis bumbu, terutama cabe, gula dan pengasam asam jawa atau cuka makan. Asinan dikenal sebagai oleh-oleh khas dari kota Bogor-Jawa Barat, walaupun sudah banyak ditemukan juga di daerah lainnya. Tantangan dan peluangnya adalah peningkatan mutu asinan, tingkat keawetan, dan pengemasan yang lebih baik agar konsumen lebih nyaman dalam membawa dan mengkonsumsinya. Sumber Dokumen KemendikbudGambar Asinan dalam Kemasan Gelas132Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK b. Fruit LeatherFruit leather adalah jenis makanan dari buah-buahan, yang sudah diproses dengan cara penghancuran buah, pencetakan, yang kemudian dikeringkan. Fruit leather mulai dikembangkan di beberapa daerah di Indonesia yang mempunyai Sumber Daya Alam SDA buah-buahan yang melimpah, seperti di Jawa Barat dan Jawa Timur. Tantangan dan peluang untuk wirausaha fruit leather ini masih sangat terbuka, karena pesaingnya masih sedikit, bahan baku melimpah, dan pasar cukup besar. Inovasi produk dan kemasan masih sangat terbuka lebar untuk dikembangkan. c. Mochi Mochi adalah makanan yang terbuat dari ketan yang ditumbuk sehingga lembut dan lengket, kemudian dibentuk sesuai selera. Makanan ini di Indonesia banyak ditemukan di Sukabumi-Jawa Barat, dengan bentuk dan kemasan yang saat ini sudah cukup membaik. Tantangan wirausaha mochi adalah stabilitas mutu terutama keawetan. Peluang wirausaha mochi adalah pengembangan variasi bentuk, rasa dan isi, serta kemasannya. Sumber Dokumen Kemendikbud Gambar Fruit LeatherSumber Gambar Mochi Khas Sukabumi Prakarya dan Kewirausahaan133C. Perhitungan Harga Jual Makanan Khas Daerah yang Dimodifi kasi Perencanaan wirausaha adalah langkah awal untuk memulai usaha. Bila akan mengadakan kegiatan, biasanya dibuat satu proposal, sebagai pengajuan rencana kegiatan. Begitu pula dalam bisnis, harus dibuat suatu perencanaan dan dituangkan dalam bentuk sebuah proposal. Proposal usaha meliputi berbagai hal yang terkait dengan usaha atau bisnis tersebut, diantaranya jenis produk yang dipilih, kapasitas produksi, alat dan mesin, bahan baku, proses produksi dan pengemasan, hitungan harga pokok produksi dan harga jual, perkiraan keuntungan dan berapa lama modal akan kembali, serta perencanaan pemasaran. Tahap awal berwirausaha diperlukan suatu Perencanaan Wirausaha atau Business Plan. Perencanaan Wirausaha berisi tahapan yang harus dilakukan Tugas 2Tantangan Makanan Khas Daerah• Carilah informasi melalui pengamatan, wawancara, maupun dari literatur tentang makanan khas daerahmu atau daerah lain di Nusantara.• Diskusikan dengan teman tentang asal daerah, jenis makanan, tantangan yang ada saat ini, sehingga bisa dilakukan modifi kasi dari makanan khas daerah tersebut berdasarkan tantangannya.• Tuliskan data dalam bentuk tabel seperti contoh di bawah ini.• Buat presentasi yang informatif dan menarik dengan memanfaatkan paparan tulisan dan Makanan DaerahKategori Hewan/ MinangkabauMinuman- Kurang awet - Kurang variasi rasa - Kemasan kurang Makanan Khas Daerah134Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK dalam menjalankan suatu usaha. Dalam mempersiapkan pendirian usaha, seorang calon wirausaha akan lebih baik dengan pembuatan perencanaan terlebih dahulu. Mengapa calon wirausaha harus membuat perencanaan usaha? Oleh karena perencanaan usaha merupakan alat yang paling ampuh untuk menentukan prioritas, mengukur kemampuan, mengukur keberhasilan, dan kegagalan usaha. Perencanaan pendirian usaha akan memberikan uraian tentang langkah-langkah apa saja yang harus diambil, agar sesuai sasaran, baik berupa target, petunjuk pelaksanaan, jadwal waktu, strategi, taktik, program biaya, dan kebijaksanaan. Perencanaan pendirian usaha yang dibuat secara tertulis merupakan perangkat yang tepat untuk mengendalikan usaha agar fokus pelaksanaan usahanya tidak menyimpang. Beberapa hal yang harus dipersiapkan saat akan mendirikan usaha, yaitu mencakup i Nama perusahaan, ii Lokasi perusahaan, iii Jenis Usaha, iv Perijinan usaha, v Sumber Daya Manusia SDM, vi Aspek Produksi, dan vii Aspek Pemasaran. Pada kesempatan ini akan coba dibuat tahapan pengembangan wirausaha yang dilakukan untuk membuat usaha asinan dalam kemasan cup mangkok. 1. Pemilihan Jenis Usaha Pada bagian ini harus diuraikan dengan jelas alasan memilih usahayang ditetapkan. Di bawah ini akan diuraikan contoh mengapa memilih asinan sebagai pilihan ContohAsinan merupakan salah satu produk makanan khas Bogor yang banyak digemari konsumen. Rasa asinan yang segar, memang relatif sangat disukai, begitu pula dengan harganya yang relatif terjangkau. Hal tersebut menjadi alasan mengapa produk ini sangat digemari oleh banyak baku asinan sangat mudah didapat dan dapat pula disesuaikan dengan ketersediaan buah dan sayur yang ada di setiap daerah. Proses pengolahannya pun cukup sederhana, tidak memerlukan banyak investasi peralatan, hal ini menjadi pilihan menarik untuk memulai usaha dan Kewirausahaan1352. Nama Perusahaan Anda harus memberikan nama usaha yang akan dikembangkan. Jika anda ingin bentuk usaha berbadan hukum, bisa dalam bentuk CV, FIRMA, Koperasi atau PT. Mari ambil contoh dalam pengembangan usaha Asinan Bogor, perusahaan ini diberi nama CV. Pangan Sukses Makmur, dengan pendiri perusahaan terdiri atas tiga orang. 3. Lokasi Perusahaan Lokasi usaha ditentukan di daerah yang dekat dengan bahan baku, tidak jauh dari lokasi rumah para pengelola, dan tidak terlalu jauh juga dari jangkauan pasar yang akan dituju. Tahap awal bisa menggunakan salah satu ruangan di rumah atau menyewa rumah sekitar tempat tinggal. 4. Perizinan Usaha Ijin usaha yang disiapkan, antara lain NPWP Nomor Pokok Wajib Pajak dari kantor pajak, akte notaris dari kantor notaris, SIUP/TDP/TDI dari Dinas Perindustrian Kota/Kabupaten dan Ijin PIRT dari Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten, serta pendaftaran merk pada Departemen Kehakiman. 5. Sumber Daya Manusia SDM Dalam bagian ini harus dapat ditentukan jumlah SDM yang diperlukan. Contoh keperluan SDM yang diperlukan untuk usaha Asinan Bogor, a. Tiga orang pendiri, yang mempunyai tugas masing-masing sebagai i Penanggung jawab produksi, ii Penanggung jawab pemasaran, dan iii Penanggung jawab administrasi dan keuangan. b. Enam orang karyawan, yaitu 3 tiga orang untuk bagian produksi, 2 dua orang untuk bagian pemasaran, dan 1 satu orang untuk bagian administrasi. Sejatinya, produk asinan ini bukan produk baru bagi masyarakat kita, namun dengan menambahkan sedikit inovasi dalam hal rasa dan kemasan, akan menjadi daya tarik tersendiri untuk konsumen memilih produk ini. Saat ini, kendala dari usaha asinan adalah keawetan dan kemasan yang kurang nyaman untuk dibawa sebagai oleh-oleh. Pemilihan bahan baku dan bahan kemasan yang baik, tentu akan meningkatkan daya simpan keawetan dari produk ini serta kemudahan membawa, sehingga cocok untuk XII SMA/SMK/MA/MAK 6. Aspek Produksi Di bagian ini diuraikan semua aspek produksi secara detail, meliputi peralatan yang diperlukan, bahan baku, bahan kemasan, bahan tambahan pangan dan teknologi proses pengolahannya. Di bawah akan dipaparkan contoh aspek produksi usaha Asinan Bogor. Pada Tabel 1 dapat dilihat peralatan yang diperlukan untuk memproduksi asinan sebanyak 500 cup per hari. Tabel 1. Peralatan yang dibutuhkan untuk Produksi Asinan 500 cup/hari NoJenis Alat Spesifi kasi Jumlah Unit 1 Cup sealer manualManual, dengan diameter ukuran seal 82 dan 92 mm 1 2 Pisau Terbuat dari stainless steel 5 3 Talenan Terbuat dari tefl on 5 4 Baskom plastik Terbuat dari bahan food grade 5 5 Panci Stainless SteelTerbuat dari SS 304 2 6 Kompor Dilengkapi dengan regulator bertekanan 1 7 Literan Ukuran 1000 ml 2 8 Timbangan Digital 1 9 pH Meter Hand pH meter 1 10 Refraktometer Hand Refraktometer 0-280 Brix 1 11 Alat lainnya Sendok, pinset dan alat bantu lainnya 1 pkt Bahan baku, bahan tambahan pangan BTP dan kemasan yang dibutuhkan dalam pembuatan Asinan Bogor dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Bahan Baku, BTP dan Kemasan Asinan Bogor NoBahan baku Spesifi kasi1 Bengkuang Segar dan tidak busuk 2 Pepaya Mengkal matang 75% 3 Kedongdong Tua tidak busuk 4 Nenas Mengkal dan masih keras 5 Bumbu-bumbu Dibuat dari bahan yang baik dan tidak busuk 6 Kemasan mangkok Gunakan yang tahan suhu di atas pemanasan 850 C. 7 Tutup mangkok Gunakan yang tahan suhu di atas pemanasan 850 C. 8 Kardus Double Corrugated Cartoon 9 Sendok Plastik food grade10 Lakban Plastik Prakarya dan Kewirausahaan137Tenaga kerja yang dibutuhkan untuk produksi asinan 500 cup perhari dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 3. Jumlah tenaga kerja yang digunakan dalam usaha. Jumlah Tenaga Kerja Produksi Pemasaran dan Administrasi Pria Wanita Pria Wanita 1 2 2 1 Pada tahap ini kamu harus menjelaskan dengan lengkap tahapan proses pengolahan untuk produk yang kamu pilih. Pada produk asinan, pengolahan asinan adalah sebagai berikut. • Siapkan buah-buahan yang akan digunakan, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya tentang pengolahan dan pengemasan asinan. • Siapkan bumbu, cabe dihancurkan lalu disaring, gula dilarutkan juga disaring, dimasukkan ke dalam panci stainless steel, dicampur garam dan cuka. • Siapkan cup sealer machine, atur suhunya. • Siapkan kemasan cup mangkok dan tutupnya. • Lakukan pengisian, dengan aturan seperti pada sub bab E tentang pengolahan dan pengemasan asinan. • Pasteurisasi, suhu 75-80°C selama 30 menit. • Pendinginan dengan air mengalir. • Pengemasan. 138Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK 7. Aspek Keuangan Diasumsikan dalam satu kali proses produksi akan diproduksi 500 mangkok asinan, masing-masing berisi 240 gram asinan buah dan kuah. Perhitungan biaya produksi meliputi biaya investasi, biaya tetap dan tidak tetap variabel untuk asinan disajikan berikut ini, hal ini untuk menjadi bahan pembelajaran jika akan membuat perencanaan kewirausahaan jenis produk lainnya. a. Investasi Alat dan Mesin Investasi alat dan mesin, yaitu pembelian perlengkapan alat dan mesin produksi yang dibutuhkan untuk proses produksi asinan. Alat dan mesin produksi yang dibeli harus sesuai dengan kapasitas produksi, dan hal teknis lainnya, seperti ketersediaan daya listrik, dan lainnya. Pada proses produksi asinan, alat dan mesin yang dibutuhkan seperti pada Tabel 4. Tabel 4. Investasi Alat dan Mesin AsinanNoJenis Alat Jumlah Unit dalam ribu Rp ∑ dalam ribu Rp 1 Cup sealer manual 1 2 Pisau 5 20 100 3 Talenan 5 15 75 4 Baskom plastik 5 25 125 5 Panci Stainless Steel 2 300 600 6 Kompor 1 600 600 7 Literan 2 20 40 8 Timbangan 1 200 200 9 pH meter 1 400 400 10 Refraktometer 1 11 Alat lainnya 1 pkt 200 200 Jumlah Rp Biaya Penyusutan/bulan = total investasi/ umur alat = bulan 84 Prakarya dan Kewirausahaan139b. Biaya Tidak tetap Variabel Biaya tidak tetap adalah biaya yang dikeluarkan sesuai dengan jumlah produksi, jadi sifatnya tidak tetap, bisa berubah sesuai jumlah produksinya. Biaya tidak tetap ini, biasanya meliputi biaya bahan baku, bahan pembantu dan bahan kemasan. Pada proses produksi asinan, kebutuhan bahan baku pada Tabel 5. Tabel 5. Biaya Tidak Tetap Asinan NoBahan baku Jumlah ribu Rp Harga ribu Rp 1 Bengkuang 30 kg 8 240 2 Pepaya 30 kg 3 90 3 Kedongdong 18 kg 10 180 4 Nenas 18 kg 5 90 5 Bumbu-bumbu 70 liter 5 350 6 Kemasan mangkok 525 0,3 157,5 7 Tutup mangkok 525 0,05 26,25 8 Kardus 22 2 44 9 Sendok 525 0,08 42 10 Lakban 2 10 20 Jumlah per satu kali produksi Rp Jumlah per bulan Rp c. Biaya Tetap Biaya tetap adalah biaya yang dikeluarkan dan jumlahnya tetap setiap bulannya, berapa pun jumlah produksinya. Biaya tetap meliputi biaya tenaga kerja, listrik/air, gas, penyusutan alat, dan lainnya. Pada produk asinan, biaya tetap yang dibutuhkan tersaji pada Tabel 6. 140Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK Tabel 6. Biaya Tetap Asinan Items Jumlah dalam ribu Rp Tenaga kerja tetap 6 orang x Rp Listrik/air Gas Penyusutan alat 84 Biaya lainnya 100 Total biaya per bulan Total biaya per hari 369,2 d. Total Biaya Total biaya adalah jumlah keseluruhan biaya tidak tetap dan biaya tetap. Pada proses produksi asinan, total biaya yang dibutuhkan adalah Total biaya = Biaya variabel + Biaya tetap = + = e. Harga Pokok Produksi HPP Harga Pokok Produksi HPP adalah harga pokok dari suatu produk, dimana jika dijual dengan harga tersebut, maka produsen tidak untung dan juga tidak rugi. HPP ditentukan untuk bisa menentukan harga jual, dimana harga jual adalah HPP ditambah margin keuntungan yang akan diambil. Untuk produk asinan ini HPP-nya adalah Total Biaya / Jumlah produksi Rp1. / 500 = Rp3140,00 f. Harga Jual Harga jual adalah harga yang harus dibayarkan pembeli untuk mendapatkan produk tersebut. Harga jual bisa ditentukan dengan mempertimbangkan HPP dan juga produk pesaing. Harga jual ini meliputi harga dari pabrik dan harga konsumen. Harga dari pabrik tentu lebih murah, karena saluran distribusi agen, toko, counter, dll tentu juga harus mendapatkan keuntungan. Prakarya dan Kewirausahaan141Pada produk asinan dalam kemasan mangkok ini, melihat HPP nya yaitu dan produk pesaing dengan volume yang relatif sama dijual berkisar sampai maka ditetapkan harga jual dari pabrik adalah pada Tabel 7, dengan harapan di tingkat konsumen harganya adalah sampai Tabel 7. Harga jual asinan Harga satuan dalam ribu Rp 1 Mangkok 240 gram 5 2 Karton isi 12 mangkok 60 g. Penerimaan Kotor Penerimaan kotor adalah jumlah penerimaan uang yang didapatkan oleh perusahaan, sebelum dipotong total biaya. Pada produksi asinan ini, jumlah penerimaan kotor pada Tabel 8. Tabel 8. Penerimaan kotor asinan Jenis Kemasan Jumlah cup Satuan Rp Total Rp Mangkok 240 g 500 Total Rp h. Pendapatan Bersih Laba Pendapatan bersih adalah jumlah penerimaan uang yang didapatkan oleh perusahaan, setelah dipotong total biaya. Pada produksi asinan ini, jumlah penerimaan bersih adalah Pendapatan Bersih = Penerimaan kotor–Total biaya = – = 142Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK Jadi perkiraan pendapatan untuk satu kali produksi, yaitu sebanyak 500 mangkok asinan, akan mendapatkan laba/keuntungan sebesar sembilan ratus ribu lima puluh rupiah. D. Penentuan Media Promosi Makanan Khas Daerah Pemasaran merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk mencapai tujuan usaha dalam rangka mendapatkan laba yang direncanakan. Beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam menjalankan kegiatan pemasaran suatu produk antara lain jenis produk, persaingan produk, kebutuhan pasar, tujuan pemasaran dan hal lain yang berhubungan dengan produk itu sendiri, seperti harga jual, kualitas, dan kemasannya. Perlu dilakukan strategi yang tepat untuk menunjang keberhasilan pemasaran produk. Salah satu startegi pemasaran yang bisa digunakan adalah 4P, yaitu Product Produk, Price Harga, Place Tempat dan Promotion Promosi. Ada banyak cara untuk memasarkan produk makanan khas daerah, tentu disesuaikan dengan kapasitas produksi yang sudah dibuat, sehingga kita bisa memperkirakan jangkauan pasar yang harus ditembus. Bisa dengan menggunakan tahapan berikut ini 1. Perkenalan Tahap pertama dimulai dengan yang kecil, kenalkan produk yang kita buat kepada teman-teman dekat, teman sekolah, tetangga di sekitar komplek, atau teman bermain. Berilah sedikit tes produk agar mereka bisa mencicipi produk buatan anda supaya mereka tertarik membeli. Tugas 3Membuat Perencanaan Usaha • Bautlah kelompok, terdiri dari 5-8 orang. • Pilih salah satu makanan khas daerah yang kelompok kamu sukai, bisa nabati atau hewani. • Buatlah perencanaan usahanya dengan lengkap. • Tentukan harga pokok dan harga jualnya. • Persentasikan di depan kelas. Prakarya dan Kewirausahaan1432. Pertemuan Rutin Pertemuan rutin pada area paling kecil, misanya RT/RW dan/atau komplek perumahan bisa dijadikan media promosi makanan khas daerah yang efektif. Jadi, bisa dilakukan ijin promosi pada pertemuan tersebut. Pertemuan rutin itu anatara lain pertemuan PKK, dharma wanita, dan arisan. 3. Pameran/Bazar Saat ini banyak sekali diselenggarakan pameran/bazar, baik oleh instansi/departemen tertentu, maupun pihak swasta dan perorangan. Ajang ini dapat digunakan untuk media promosi makanan khas daerah yang baik. Biaya yang dikeluarkan juga biasanya tidak terlalu besar, masih sangat terjangkau oleh Skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM.4. Media Sosial Keberadaan media sosial saat ini sudah begitu menjamur, dimana berbagai kalangan sudah sangat familiar dengan facebook, twitter, instagram, dan lainnya. Hal ini tentu bisa dimanfaatkan untuk media promosi yang efektif dan efesien. Perbanyaklah teman dan follower, untuk memperluas pemasaran. Bisa juga dengan membuat blog gratis atau website yang berbayar dengan relatif terjangkau harganya. 5. Penjualan Kreatif Gunakan sistem penjualan yang kreatif yang hanya sedikit orang menjalaninya. Sebagai contoh, bisa memanfaatkan munculnya fenomena “pasar kaget” di hampir setiap kota di Indonesia, juga saat ada momen “Car free day”, atau pada kesempatan lainnya. Hal besar itu dimulai dari hal yang kecil, dan dimulai saat ini. Seorang wirausahawan adalah seorang yang bisa menangkap peluang dengan cepat, bahkan seonggok rongsokan bisa diubah menjadi sebongkah emas oleh seorang yang mempunyai jiwa wirausaha. Andakah satu diantaranya? Seorang karyawan, membangun karirnya dari nol sampai puncak karir, tetapi dia tetap tidak bisa mewariskan posisinya tersebut pada keluarganya. Tetapi seorang wirausahawan, walaupun hanya mempunyai warung saja, dia adalah orang hebat, karena sudah mampu memberikan warisan yang berharga untuk keluarganya. 144Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK Pilihan berwirausaha, adalah pilihan cerdas. Saat anda bekerja di suatu perusahaan/instansi, anda sedang turut membantu membangun suatu istana, sayangnya istana itu bukan milik anda. Tetapi saat kita memutuskan berwirausaha, maka kita sedang membangun istana milik kita sendiri. E. Analisis Sistem Konsinyasi yang Dimodifi kasiSistem pemasaran produk sangat beragam, bisa dilakukan dengan penjualan langsung maupun penjualan tidak langsung. Penjualan langsung juga terbagi menjadi beberapa jenis, misalnya penjualan melaluii outlet sendiri, atau sistem penjajaan langsung pada konsumen. Sedangkan penjualan tidak langsung, yaitu penjualan dengan menggunakan perantara dan/atau menggunakan saluran distribusi. Saluran distribusi yang digunakan bisa pendek ataupun panjang, tergantung jenis dan kapasitas produksinya. Pemilihan sistem pemasaran yang tepat, menjadi salah satu penentu keberhasilan dari penerimaan produk tersebut di tangan konsumen. Salah satu sistem yang akan diterapkan pada sistem pemasaran produk makanan khas daerah adalah sistem konsinyasi. Sistem konsinyasi adalah sistem kerjasama pemasaran, antara pemilik barang produsen dengan pemilik warung/toko/outlet pemasar, atau sering disebut sistem titip jual. Sistem konsinyasi ini tidak rumit, produsen hanya perlu mencari warung/toko/outlet yang bersedia menerima produknya, dengan membuat kesepakatan kerjasama dengan maksud menitipkan barang dagangan di warung atau toko tersebut. Jika sudah sepakat maka kita hanya perlu memasok barang dagangan, menunggu beberapa hari, dan kembali untuk mengambil bayaran dan mengganti barang dagangan yang sudah lama. Periode penitipan disepakati kedua belah pihak, biasanya rata-rata seminggu. Tugas 4Pemasaran • Buatlah strategi pemasaran terhadap makanan khas daerah yang dipilih. • Tentukan media promosi yang akan digunakan. • Buatlah desain media promosi sesuai pilihanmu. • Diskusikan dalam kelompok.• Buatlah presentasi yang informatif dan menarik tentang pelaksanaan strategi pemasaran yang dipilih. Prakarya dan Kewirausahaan145Sistem bisnis ini adalah sistem bisnis yang menguntungkan kedua belah pihak. Bagi produsen yang menitipkan barang dagangannya, hanya perlu menitipkannya saja dan pihak warung/toko/outlet yang akan memasarkan produknya, sedangkan bagi pemilik warung/toko/outlet, mereka untung karena bisa menjual barang dagangan tanpa modal dan mendapatkan hasil keuntungan dari hasil penjualannya tersebut, kalaupun barang rusak atau tidak laku, tidak menjadi tanggung jawab pemiliki warung/toko/outlet. Walaupun sistem ini terlihat mudah dan menguntungkan, tapi tetap harus berhati-hati saat menjalankannya, jangan lupa membuat catatan barang yang dititipkan, karena banyak pemilik warung/toko/outlet yang kadang lupa atau nakal dalam menghitung barang dagangan titipan. Jadi, perlu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terlebih dahulu. Selain itu, terkadang juga ada pemiliki toko yang pelit, menunda-nunda pembayaran barang titipan, padahal barang tersebut sudah laku terjual, jika kita menemukan pemilik toko seperti ini, alangkah baiknya segera kita tinggalkan kerjasamanya karena akan merugikan kita. Pengaturan target pasar juga harus dibuat, bisa dengan membagi per daerah dan per hari, misalnya kalau melakukan penitipan barang dagangan setiap satu minggu sekali, dilakukan pemilihan tujuh wilayah untuk tujuh hari dalam seminggu. Begitupun dalam penentuan jumlah warung/toko/wilayah, ditetapkan berdasarkan kapasitas produksi dan target penjualan setiap warung/toko/outlet. Misalnya, dalam satu hari kita ingin mengunjungi 10 toko, maka paling tidak kita memiliki 70 toko langganan agar usaha kita berjalan terus setiap hari. Hubungan kerjasama yang baik dan kepercayaan yang terbentuk dengan sistem ini, lebih menguatkan sistem pemasaran produk makanan khas daerah, karena resiko yang ditimbulkan sangat kecil. Satu sama lain saling mengenal, dan terjalin hubungan simbiosis mutualisme yang cukup baik. Tugas 5Konsinyasi Produk • Buatlah survei singkat tentang model distribusi produk makanan yang biasa digunakan oleh para pelaku usaha mikro dan kecil. • Gunakan metode survei wawancara, buatlah beberapa pertanyaan terkait model distribusi produk. • Lakukan wawancara pada minimal lima produsen.• Tuliskan hasil survei kamu dalam bentuk laporan lengkap, 5-10 halaman, dalam kertas A4, huruf arial, ukuran 12, spasi 1,5.
Ikansale Medan bisa diolah menjadi makanan gulai khas Mandailing. Selain itu, ikan sale juga dapat digoreng dengan irisan bawang dan cabai. 8. Lemang. Lemang merupakan salah satu makanan khas kota Medan yang bentuknya seperti lontong. Makanan ini terbuat dari dari santan, ketan putih, garam, serta daun pisang untuk membungkus, kemudian dibakar.
Bukan hanya usaha yang bergelut di bidang kerajinan atau elektronika saja yang memerlukan analisis dan perencanaan, tetapi usaha seperti produk pengolahan makanan khas daerah yang dimodifikasi pun harus tetap memiliki sebuah business juga didalam menjalankan bisnis atau usaha, Anda harus mengerti dan faham mengenai *sikap tanggung jawab terhadap IPTEK* itu sendiri. Agar antara bisnis dengan aturan IPTEK sesuai dan tidak keliru atau salah didalam menjalankannya. Supaya usaha produksi pengolahan makanan khas daerah anda dapat berjalan dengan baik, anda sebagai seorang wirausaha harus memiliki sebuah business plan. Business plan sendiri tidak semudah yang anda bayangkan, hanya merancang makanan, menentukan resep, lalu langsung jual... ...tidak, tidak se-easy itu. Perancangan bisnis disini mencakup hal yang lebih luas, dari penentuan nama perusahaan, letak usaha, sumber daya baik manusia maupun alam, pemasaran, dan selanjutnya. Buat yang belum tau, business plan alias perencanaan bisnis usaha sendiri memiliki makna yaitu suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang saran. Dengan kata lain, perencanaan bisnis adalah sebuah "selling document" yang mengungkapkan daya tarik dan harapan sebuah bisnis kepada penyandang dana potensial. Perencanaan Produk Usaha Pengolahan Makanan Khas Daerah yang Dimodifikasi Dalam artikel kali ini, kita akan membahas 8 poin penting dalam melakukan perencanaan usaha produksi makanan khas daerah yang dimodifikasi. Apa saja itu? Langsung saja berikut poin-poinnya. 1. Pemilihan Jenis Usaha Hal pertama dan yang paling utama yang anda lakukan sebelum membuat sebuah bisnis pengolahan makanan khas daerah yang dimodifikasi adalah menentukan jenis usahanya. Sesuai dengan namanya, makanan khas daerah yang dimodifikasi, berarti anda perlu mencari sebuah makanan khas daerah Indonesia yang bisa dimodifikasi. Contohnya beragam, ada ayam geprek mozarella, nasi uduk yang dicampur dengan makaroni, es krim rasa martabak, es krim goreng, timlo yang dicampur dengan daging lain, dan masih banyak lagi. Anda bisa memvariasikannya sendiri. Semua tergantung anda, anda yang memilih makanan apa yang ingin anda buat, asalkan tidak bertentangan dengan tujuan awal, yaitu harus makanan khas daerah, dan anda harus memodifikasinya sedemikian rupa baik dari segi rupa, warna, hingga rasa tanpa menghilangkan kekhasan dari makanan daerah tersebut. Sebagai contoh, kali ini kita akan mengambil makanan khas daerah ayam geprek mozarella. 2. Nama Usaha Selanjutnya, silakan tentukan nama usaha yang akan anda miliki. Ingat, branding adalah hal yang paling utama setelah produk. Jadi, usahakan nama usaha anda memiliki bobot branding dari diri anda sehingga memudahkan usaha pengolahan makanan khas daerah anda nantinya dikenal oleh masyarakat luas. Misalnya "AGEMOWO", alias Ayam GEprek MOzarella jarWO. 3. Lokasi Usaha Sekarang, tentukan lokasi usaha anda. Lokasi sendiri bisa beragam, entah anda menyewa tempat, berjualan di rumah teman, berjualan di mall, atau berjualan di depan rumah sendiri. Tapi ingat, penentuan lokasi usaha tidak semata-mata hanya karena tempat tersebut nyaman anda tempati. Pertimbangkan juga apakah lokasi tersebut dapat dijangkau dengan mudah oleh para calon konsumen, mudah diingat, dengan dengan lokasi pembelian bahan baku, adanya lahan parkir, dan lain sebagainya. 4. Perizinan Usaha Izin usaha merupakan suatu bentuk perizinan untuk melakukan sebuah usaha dari pihak yang berwenang oleh seorang pengusaha atau wirausahawan. Supaya kegiatan usaha anda dapat berjalan dengan lancar, anda disarankan untuk mengurus dan memiliki izin usaha dari instansi pemerintah yang sesuai dengan bidangnya. Contohnya meliputi SIUP, SITU, NPWP, NRP, dan AMDAL. 5. Sumber Daya Manusia Apakah usaha anda memerlukan banyak pekerja? Bila iya, pertimbangkan lagi hal ini, karena sumber daya manusia adalah faktor yang paling penting dalam suatu pembuatan sebuah usaha makanan khas daerah yang dimodifikasi. Manusia lah yang memasak, menyediakan makanan, membersihkan, mengatur keuangan, hingga yang memasarkan produk anda nantinya. Dengan kata lain, SDM merupakan salah satu kunci yang menentukan perkembangan perusahaan. 6. Aspek Produksi Nah kita sudah sampai pada tahap produksi. Dalam pembuatan makanan ayam geprek mozarella, kira kira apa saja bahan dan peralatan yang anda butuhkan? Ayam tentunya Wajan Minyak Keju mozarella Sutil Kompor Cabai dan masih banyak lagi... Silakan buat daftar dari bahan-bahan dan peralatan yang anda butuhkan untuk melakukan kegiatan produksi, meliputi bahan baku, bahan tambahan, peralatan produksi, bahan kemasan, hingga proses pembuatannya. 7. Aspek Keuangan Nah ini dia salah satu aspek terpenting selain dari sumber daya manusia, yaitu modal alias keuangan. Pada umumnya, seorang wirausahawan memulai bisnisnya dengan modal yang minim. Hal ini tidak apa-apa, selama modal tersebut cukup untuk membeli beberapa alat dan bahan penting dalam proses produksi. Yang terpenting adalah anda memiliki semangat dan kejujuran dalam berusaha. Modal awal itulah yang harus anda miliki sejak awal memulai usaha hingga kedepannya. 8. Aspek Pemasaran Yang terakhir, yaitu aspek pemasaran market. Semua usaha yang anda lakukan dalam menjalankan bisnis usaha makanan khas daerah yang dimodifikasi akan sia-sia bila permintaan pada produk tersebut kurang atau bahkan dibawah rata-rata. Cari tempat, suasana, dan target konsumen anda, apakah anak muda atau orang tua, keluarga atau single, laki-laki atau perempuan, bahkan penyuka pedas atau bukan. Bila makanan yang anda buat adalah makanan pedas sedangkan di daerah anda merupakan orang-orang yang tidak menyukai makanan pedas, maka hampir bisa dipastikan angka penjualan dari produk usaha anda tidak akan maksimal. Bila sudah melaksanakan perencanaan usaha makanan khas daerah yang dimodifikasi diatas, sekarang lanjutkan usaha anda ke tahap pelaksanaan produksi. Tetap semangat dan pantang menyerah, serta jangan lupakan kejujuran. Jangan mudah untuk menyerah, karena seorang wirausahawan sukses tidak pernah mengenal kata putus asa.

Soaldan jawaban wirausaha pengolahan makanan khas daerah yang dimodifikasi. Proposal usaha membuat makanan khas. Kelompok v lutfi aprianti maryati ulfa nola nalurita ridho fernandes ridho zalfi ramadhan a. Produk makanan khas daerah nabati papeda kripik buah negasari d. Produk makanan khas daerah hewani telur asin dadih ikan asin rendang

Yah, kisah sukses pengusaha kuliner dari nol ini mungkin akan sangat menginspirasimu untuk berani mengambil langkah awal dalam memulai usaha. Dalam hal ini yang dibahas tak hanya seputar kisah sukses pengusaha makanan ringan, tetapi juga biografi pengusaha makanan khas daerah serta inspirasi wirausaha kuliner Indonesia. Nah, siapa sajakah yang termasuk pengusaha sukses kuliner di Indonesia? Mari kita simak penjelasannya berikut ini. Biografi Rangga Umara, Pecel Lele Lela Bagi kamu yang tinggal di area Jabodetabek tentunya sudah sangat familiar dengan kuliner Pecel Lele Lela. Nah, yang akan dibahas pertama adalah profil wirausahawan sukses di bidang kuliner Rangga Umara. Usaha Pecel Lele Lela awalnya didirikan oleh Rangga Umara 31 setelah ia di PHK dari perusahaan tempat kerjanya pada tahun 2006 silam. Rangga tak pernah bermimpi untuk bisa jadi wirausahawan sukses dibidang kuliner. Ia hanya mengawali kariernya karena desakan ingin membayar biaya sewa rumah bersama istrinya. Namun siapa sangka, kini Lele Lela sudah jadi salah satu primadona bagi masyarakat yang gemar wisata kuliner. Sama seperti masalah yang dialami pengusaha lain pada umumnya, perjalanan usaha Rangga tak selamanya mulus. Terlebih lagi ia hanya memiliki sedikit modal dari penjualan aset yang dimiliki. Belum lagi kebanyakan orang lebih memilih olahan ayam daripada lele. Masalah lainnya adalah ketika pemilik warung menaikkan harga sewa jadi 2 juta per bulan. Akibatnya Rangga dibuat kewalahan mengatur keuangan karena harus membayar 3 karyawannya dan hutang ke rentenir sebesar 5 juta rupiah. Awalnya Rangga juga membuka rumah makan seafood, tetapi karena sepi pembeli ia akhirnya menutup usaha tersebut lalu beralih ke jenis makanan lain. Alasan mengapa ia memutuskan untuk membuka usaha pecel lele adalah karena itu adalah menu favorit Rangga ketika masih duduk di bangku kuliah. Apalagi lele itu mudah didapat dan harganya terjangkau. Dengan kreativitasnya, ia mulai berinovasi dengan membuat beberapa menu pecel lele yang tak biasa dan memancing rasa penasaran masyarakat. Hasilnya, ia kini masuk ke dalam deretan pengusaha sukses kuliner di Indonesia dan telah memiliki 50 gerai Pecel Lela yang tersebar di seluruh nusantara. Bahkan tak tanggung-tanggung ia juga membuka cabang sampai ke Malaysia dan Singapura. Omzet yang didapatkan dari penjualannya per bulan adalah sebesar 1,8 miliar rupiah. Eugenie Patricia Agus dan Adrian Christopher Agus, Owner Puyo Dessert Profil wirausahawan sukses di bidang kuliner yang kita bahas selanjutnya adalah kakak beradik yang masuk dalam daftar Forbes Under 30 Asia. Siapa lagi kalau bukan Eugenie Patricia Agus dan Adrian Christopher Agus yang merupakan pendiri Puyo Dessert dan bergelar pengusaha muda sukses di bidang kuliner. Bagi kamu yang belum tahu, jadi Puyo itu adalah sejenis camilan puding yang sangat lembut dan manis. Tak jarang orang bisa dengan mudah jatuh cinta saat pertama kali mencobanya. Ide bisnis ini muncul saat kedua kakak beradik tersebut melihat puding buatan ayahnya yang sangat lembut. Saat pertama kali memulai usaha, keduanya masih berusia sangat muda. Puyo mulai dikenalkan kepada masyarakat melalui bazar dan media sosial. Dengan terus menciptakan inovasi dalam hal rasa, warna, dan bentuk tiap hari membuat setiap orang selalu ingin mencobanya. Baru pada tahun 2013 lalu, Puyo Dessert baru berhasil mendirikan outlet pertamanya di Mal Living World Alam Sutera, Tangerang. Sampai saat artikel ini dibuat Puyo Dessert sudah semakin berkembang pesan dengan lebih dari 43 outlet yang tersebar di Bandung, Karawang, dan Jabodetabek. Santoni, Owner Restoran Bumbu Desa Jika berbicara tentang biografi pengusaha restoran sukses di indonesia, seorang Santoni owner Bumbu Desa tentu masuk di dalamnya. Beberapa diantara kamu mungkin sudah pernah datang ke restoran Bumbu Desa. Yah, suatu tempat makan yang banyak dekorasi warna cokelatnya di kota-kota besar. Biasanya bisa ditemukan di pinggir jalan atau mall. Ciri khusus dari restoran ini adalah menu-menu yang disajikan khas tanah Sunda di Jawa Barat dengan kualitas bintang lima yang luar biasa. Santoni, pemilik restoran Bumbu Desa mengaku menghabiskan uang sebesar 8 juta sebagai modal untuk memulai usahanya di tahun 2004. Namun kini restoran tersebut sudah memiliki lebih dari 50 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia dengan omzet miliaran rupiah per bulannya. Bahkan, cabangnya sudah merambah ke negara lain seperti Singapura dan Malaysia. Rencananya Santoni juga akan membuka cabang di beberapa kota di Amerika, meliputi Vancouver, Seattle, dan hingga ke Kanada. Jadi sangat layaklah jika Santoni kita bahas dalam profil wirausahawan sukses di bidang kuliner. Sukyatno Nugroho, Pemilik Es Teler 77 Satu lagi profil wirausahawan sukses di bidang kuliner Indonesia yaitu Sukyatno Nugroho dengan bisnis restorannya Es Teler 77. Dengan mengandalkan kemampuan memasak ibu mertuanya, yaitu Ibu Muniarti pemenang lomba meracik es teler tahun 1982. Sukyatno kini telah sukses mendirikan restoran yang menjual berbagai makanan tradisional khas Indonesia dan terus berkembang pesat. Ia dibantu oleh dua orang mertua dan istrinya. Meskipun awalnya hanya warung makan biasa, kini Es Teler 77 sudah berhasil masuk ke mall besar dengan gerai yang tersebar di seluruh nusantara. Bahkan ada cabang yang berada di negara lain seperti Malaysia, Singapura, Australia, dan India. Victor Giovan Raihan, Teh Kempot Bagi kamu para penggemar teh, tentu sudah tak asing lagi dengan Teh Kempot milik Victor Giovan Raihan. Bisnis tersebut didirikan Victor sejak ia masih berada di bangku SMA. Saat itu ia hanya memberanikan dirinya membuka usaha hanya dengan bermodalkan bahan dasar teh dan campuran lain seperti susu, yoghurt, cincau, buah, serta daun asam muda. Tak hanya lezat, Teh Kempot juga menyehatkan karena terbuat dari bahan-bahan alami. Saat ini victor sudah beromzet sampai puluhan juta per bulan dengan jumlah cabang mencapai lebih dari 30 outlet yang sebagian besar dipegang mitranya. Reza Murhaliman, Owner Keripik Maicih Setelah lulus SMA awalnya Reza hanya bekerja serabutan biasa. Sama sekali tak ada mimpi untuk masuk dalam profil wirausahawan sukses di bidang kuliner. Namun karena tekad belajar yang kuat, Reza memutuskan untuk lanjut kuliah di Universitas Maranatha Bandung dengan memasuki jurusan Manajemen. Kala itu, ia sedang mengembangkan bisnis keripik pedasnya di Bandung. Kamu tentu mengenal brand keripik pedas Maicih bukan? Yah, produk yang dengan berbagai level pedas ini sangat digemari oleh para generasi milenial ini adalah milik Reza. Adapun untuk resepnya ia dapatkan dari si nenek lalu memberikan inovasi dengan membaginya dalam beberapa level pedas. Awalnya Reza hanya menawarkan keripiknya melalui cuitan di Twitter, tetapi kini ia sudah sanggup meraih omzet miliaran rupiah per tahunnya. Martalinda Basuki, Owner Cokelat Klasik Cerita tentang Martalinda Basuki layak disebut sebagai kisah pengusaha wanita sukses dari nol yang mulai sejak di bangku kuliah. Bayangkan saja, demi membuka cafe kekinian dengan nama Cokelat Klasik, Martalinda rela menjual sepeda motor dan laptopnya sebagai modal awal. Bukan itu saja, wanita kelahiran 13 Maret 1991 ini juga bahkan memberanikan dirinya untuk mencari pinjaman demi kelancaran bisnisnya. Berawal dari buka cafe di kawasan kampung Inggris, kini wanita yang kerap disapa Lala ini telah memiliki lebih dari 270 outlet dan menjadi bos dari ratusan pekerja. Cocok rasanya jika ia dimasukkan dalam jajaran profil wirausahawan sukses di bidang kuliner. Charina Prinandita, Owner Eatlah Profil wirausahawan sukses di bidang kuliner yang akan kita bahas adalah Charina Prinandita, seorang pendiri brand Eatlah bersama dengan rekan-rekannya pada tahun 2016. Jadi Eatlah adalah semacam makanan cepat saji yang terdiri atas nasi, telur mata sapi, dan ayam goreng renyah yang dibalur dengan bumbu telur asin. Selain itu, kemasan yang digunakan juga adalah box bebas plastik yang tentunya ramah lingkungan. Charina dan temannya mengaku bahwa ide membangun bisnis Eatlah berawal dari menu makanan yang biasa mereka makan sewaktu kuliah di Singapura. Saat ini Eatlah telah memiliki 18 cabang di seluruh Indonesia dan beberapa cabang lain di Chickago, New Fork, San Franchicko, dan Tokyolk. Rizka Wahyu Romadhona, Lapis Bogor Sangkuriang Pengusaha kuliner sukses berikutnya adalah pendiri Lapis Bogor Sangkuriang, Rizka Wahyu Romadhona. Sebelum jadi pengusaha, Rizka awalnya adalah karyawan dari salah satu perusahaan telekomunikasi terkenal di Indonesia. Tetapi karena merasa tidak cocok dengan pekerjaannya, ia memilih untuk keluar dan fokus membangun bisnis. Pertama-tama ia membangun bisnis bakso, namun karena mandek ia beralih ke jenis kuliner lain yang bahan dasarnya talas. Meskipun dengan menggunakan modal yang kecil, Rizka optimis untuk membangun bisnisnya meskipun hanya dari rumahan saja. Berkat usaha kerasnya dan support dari sang suami, Lapis Bogos Sangkuriang kini berkembang pesat dan membuka cabang hampir di berbagai kota besar di Indonesia. Umumnya Lapis Bogor Sangkuriang ini sering dijadikan oleh-oleh atau buah tangan jika berkunjung ke Bogor. Famela Nurul Islami, Owner Lidi Geli Famela pertama kali dapat ide untuk membuka usaha mi lidi saat usianya masih 19 tahun. Tepatnya ketika ia masih kuliah di Universitas Padjajaran jurusan manajemen. Ia mulai berbisnis ketika usianya 21 tahun dengam modal hanya 1 juta rupiah untuk membuat merek dagangnya, yakni Lidi Geli. Sebenarnya nama awal produknya adalah Lidi Geulis, tetapi karena nama tersebut terlalu identik dengan Sunda maka namanya pun diubah jadi Lidi Geli. Maksud dari Geli disini adalah sem ua yang memakannya akan merasakan kebahagiaan atau tertawa. Mi Lidi Geli sendiri terdiri atas 7 varian rasa yang meliputi spicy, keju, double spicy, barbeque, original, seaweed, dan sweet corn. Untuk masalah pemasaran, Famela mengandalkan sistem reseller dengan mematok harga 11 sampai 15 ribu per bungkus. Selain itu, produknya juga dipasarkan melalui bazar dan sosial media. Dengan penjualan produk Lidi Geli yang mencapai 8 ribu bungkus per bulan, Famela bisa meraih omzet sampai 120 juta per bulan. Wow, fantastis sekali bukan profil wirausahawan sukses di bidang kuliner satu ini. Agus Pramono, Ayam Bakar Mas Nono Cerita sukses pengusaha kuliner berikutnya datang dari Agus Pramono dengan produknya Ayam Bakar Mas Nono. Sebelum berbisnis kuliner di tahun 2011, mas Nono perna bekerja sebagai sales, Office Boy, dan bahkan tukang gorengan. Tamparan yang keras dirasakan mas Nono saat bapaknya meninggal di desa dan tak bisa pulang karena masalah uang. Dari situ ia akhirnya memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya lalu berjualan gorengan dengan keuntungan hanya 15 ribu per hari. Karena desakan kebutuhan dan biaya sewa lahan yang harus segera dibayar, mas Nono memilih menjual ayam bakar dengan asumsi bahwa keuntungan ayam bakar jauh lebih besar dari gorengan. Dengan bermodalkan uang 500 ribu Mas Nono mencoba peruntungannya sambil mendorong gerobak biru berkeliling ke lingkungan sekitar. Namun siapa sangka bahwa jalan kesuksesan mas Nono ada di bisnis ayam bakar. Awalnya ia hanya bisa menjual 5 ekor ayam per hari, tetapi seiring dengan berjalannya waktu kini meningkat jadi 80 ekor per hari. Ketika bisnisnya mulai sukses, warung mas Nono kena penggusuran oleh petugas. Karena ada 6 karyawan yang perlu dihidupi, mas Nono harus terus melanjutkan bisnisnya dengan jalan menyewa tempat baru di Tebet yang sayangnya tidak strategis. Masalah ini mendorong mas Nono untuk lebih gigih mempromosikan produknya demi menarik pelanggan. Tanpa butuh waktu lama, secara perlahan bisnis mas Nono akhirnya kembali seperti semula dan bahkan lebih besar lagi. Selama 16 tahun menjalani bisnis ayam bakar, kini mas Nono telah memiliki 20 cabang dengan total 400 karyawan. Beliau berhasil mengantongi omzet puluhan juta per hari dan memasarkan bisnis franchise-nya sebesar 500 juta. Sungguh tak main-main profil wirausahawan sukses di bidang kuliner satu ini. Hendy Setiono, Owner Kebab Turki Baba Rafi Saat pertama kali merintis bisnisnya di tahun 2013, Hendy pertama kali mendapatkan ide bisnis saat berkunjung ke Qatar untuk mengunjungi ayahnya yang bekerja di perusahaan minyak. Ketika sedang asyik makan kebab Turki, timbul pemikiran Hendy untuk menjualnya di pasar Indonesia. Hanya bermodalkan uang pinjaman dari adiknya sebesar 4 juta, pria kelahiran Surabaya 30 Maret 1983 ini mencoba peruntungannya. Alasan utama mengapa Hendy nekat membuka bisnis kuliner kebab adalah karena rasanya enak dan jumlah pesaing yang masih minim. Dengan mengusung trade mark “Kebab Turki Baba Rafi”, mantan mahasiswa jurusan Teknik Informatika ITS ini mulai menyusun strategi bisnisnya dan mencari rekan. Rekannya saat itu adalah Hasan Baraja, mereka terus berusaha bereksperimen agar bagaimana kebab tersebut bisa cocok di lidah Indonesia dan siap dipasarkan. Setidaknya butuh waktu sampai 3 bulan. Beberapa hal yang diubah yakni pengurangan aroma cengkeh dan lada yang kuat, serta pengecilan ukurannya karena porsi kebab yang dianggap terlalu besar. Meskipun Hendy pernah ditipu oleh karyawannya dengan membawa lari uang hasil penjualan, ia tak mau berhenti disitu dan berjuang untuk bangkit. Hanya dalam jangka waktu 4 tahun, usahanya sudah terbilang sukses. Kini sudah ada 1200 cabang yang tersebar di Indonesia, Malaysia, dan negara-negara Eropa. Rugi rasanya jika tak mengenal profil wirausahawan sukses di bidang kuliner ini. Velly Kristanti, Pemilik Burger Klenger Selanjutnya kita akan membahas kisah sukses pengusaha roti Burger Klenger, yaitu Velly Kristanti. Saat ini usahanya bisa dengan mudah ditemukan di beberapa kota-kota besar. Awalnya usaha burger ini tercipta dari hobi Velly yang senang membuat makanan. Lalu ia memutar otak bagaimana menciptakan kuliner khas anak muda. Dari situlah awal mula tercetusnya Burger Klenger yang saat ini berkembang pesat hingga memiliki ratusan outlet di Indonesia. Sampai saat ini Velly Kristianti masih dikenal dalam profil wirausahawan sukses di bidang kuliner. Demikianlah profil wirausahawan sukses di bidang kerajinan. Dari sini kita bisa belajar bahwa ternyata menjadi pengusaha di bidang kuliner tak selamanya berjalan mulus. Akan selalu ada hambatan dan rintangan yang harus dihadapi. Namun dengan tekad dan usaha yang keras untuk menjadi orang sukses, tentunya itu bukanlah masalah yang berarti. Salam sukses sahabatku!

KOMPETENSIDASAR 3.1 Memahami perencanaan usaha pengolahan makanan khas daerah yang di modifikasi dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran. MATERI PEMBELAJARAN 1. Bahan Pangan Nabati dan Hewani 2. Ide dan peluang usaha pengolahan MKD 3. Sumber daya yang dibutuhkan dalam pengolahan MKD 4.

Ilustrasi Wirausaha Pengolahan Makanan. Foto pengolahan makanan awetan sering menjadi alternatif bagi seseorang yang ingin berbisnis. Makanan awetan juga merupakan produk yang diminati masyarakat Indonesia. Selain praktis, juga bisa bertahan buku Prakarya dan Kewirausahaan yang ditulis oleh Lara Hijriani, wirausaha secara harfiah adalah kegiatan menghasilkan suatu produk baik barang atau jasa untuk ditawarkan ke makanan awetan adalah produk makanan dan minuman yang telah mengalami pengolahan sehingga mempunyai keawetan yang lebih pengolahan makanan awetan menjadi salah satu ide usaha yang dapat dikembangkan oleh masayrakat. Jenis usaha ini memiliki keuntungan tidak termakan oleh zaman, sehingga dapat terus berkembang. Kemudian, keuntungan lain dari wirausaha pengolahan makanan awetan adalah produk makanan yang dijual dapat bertahan lama dan dapat dikirimkan ke berbagai tempat. Usaha pengolahan makanan awetan sering kali ditemukan di berbagai daerah Indonesia. Setiap daerah memiliki ciri makanan awetannya tersendiri. Misalnya, daerah Dieng dengan Carica sebagai ciri khas makanan awetan masyarakatnya. Ilustrasi Wirausaha Pengolahan Makanan. Foto Makanan AwetanMengutip buku Prakarya dan Kewirausahaan yang ditulis oleh Lara Hijriani, berdasarkan bahan penyusunnya, makanan awetan dibagi menjadi dua yaitu sebagai pangan hewani umumnya dibagi menjadi dua, yaitu hewan darat dan hewan air. Hewan air yang dijadikan sebagai bahan makanan khas daerah contohnya adalah ikan, udang, cumi, itu, kelompok hewan darat terdiri dari kelompok ternak besar, seperti sapi, kerbau, kambing. Sedangkan kelompok ternak kecil, antara lain ayam, bebek, burung, angsa. Contoh makanan awetan dari bahan hewani adalah ikan pangan nabati adalah bahan makanan yang berasal dari berbagai jenis tumbuh-tumbuhan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, umbi-umbian, dan serealia; mulai dari akar, batang, dahan, daun, bunga, buah, dan makanan awetan dari bahan nabati adalah aneka selai buah, aneka kripik buah maupun sayur, manisan buah, acar, dan Pengolahan Makanan AwetanAda beberapa jenis pengolahan makanan pengawetan makanan secara fisik. Berikut pembahasannya merujuk pada buku Prakarya dan Kewirausahaan yang ditulis oleh Lara pengeringan merupakan proses untuk mengeluarkan atau menguapkan sebagian besar air yang dikandung melalui penggunaan energi panas. Kandungan air di dalam bahan dikurangi sampai batas mikroorganisme tidak dapat tumbuh lagi di Pengawetan Suhu RendahTeknik pendinginan adalah penyimpanan bahan pangan di atas suhu pembekuan. Sedangkan pengawetan dengan pembekuan adalah penyimpanan bahan pangan dalam keadaan suhu rendah dapat mengawetkan bahan makanan selama beberapa hari atau minggu tergantung bahan pangannya. Sedangkan pembekuan dapat mengawetkan bahan makanan sekitar beberapa bulan atau bahkan beberapa merupakan pengawetan untuk mencegah kerusakan mekanis serta mengatasi perubahan kadar air. Perkembangan dalam pengemasan sangat pesat, misalnya, pengemas plastik, kayu, karton, gelas, dan ini merupakan pengelolaan bahan makanan dengan cara mengubahnya menjadi tepung. Proses ini memudahkan dalam pengemasan dan penyimpanan dalam waktu ini biasanya diterapkan pada bahan makanan yang mengandung karbohidrat. Contohnya padi, jagung, gandum, dan sebagainya.
Tantanganmakanan khas daerah brainly.Id. Tantangan makanan khas daerah 17287128 berpikir krearif bagi seorang wirausaha adalah keunggulan yang penting terapkan tahapan tahapan dalam berpikir kreatif. sesuai dengan bahan baku, bahan tambahan, dan teknik pengolahan yang digunakan. Bahan utama produk makanan khas daerah adalah bahan nabati
187 Prakarya dan Kewirausahaan D. Wirausaha Produk Makanan Khas Daerah 1. Peluang Usaha Pengolahan Produk Makanan Khas Daerah Peluang dalam bahasa Inggris adalah opportunity yang berarti kesempatan yang muncul dari sebuah kejadian atau momen. Jadi, peluang berasal dari kesempatan yang muncul dan menjadi ilham ide bagi seseorang. Pertumbuhan ekonomi Indonesia makin meningkat setiap tahunnya. Dengan pertumbuhan dan pendapatan nasional yang makin meningkat dapat menunjukkan perkembangan dan kemajuan Indonesia dibandingkan dengan negara lain. Pertumbuhan ekonomi dapat ditunjukkan dari permintaan domestik, permintaan ekspor, dan impor, serta investasi. Kegiatan pengolahan produk makanan daerah saat ini merupakan salah satu usaha yang sangat menjanjikan bagi masyarakat, dimana potensi sumber daya alam di Indonesia cukup potensial untuk diolah menjadi makanan khas daerah, seperti di Provinsi Banten yang memiliki potensi laut sangat besar. Hasil laut tersebut dimanfaatkan menjadi makanan khas daerah, seperti sate bandeng sehingga meningkatkan perekonomian daerah tersebut. Untuk itu, kita harus selalu bersyukur atas karunia yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. a. Menciptakan Peluang Usaha Pengolahan Makanan Khas Daerah 1 Ide Usaha Faktor-faktor yang dapat memunculkan ide usaha adalah faktor internal dan faktor eksternal. a Faktor internal, yaitu faktor yang berasal dari dalam diri seseorang sebagai subjek, antara lain 1 pengetahuan yang dimiliki; 2 pengalaman dari individu itu sendiri; 3 pengalaman saat ia melihat orang lain menyelesaikan masalah; 4 intuisi yang merupakan pemikiran yang muncul dari individu itu sendiri. Diunduh dari http 188 Kelas XI SMA MA SMK MAK Semester 1 Faktor internal menjadi alat untuk menciptakan sebuah inspirasi atas objek yang dihadapinya dengan kemampuan kreatiitasnya, b Faktor eksternal, ialah hal-hal yang dihadapi seseorang dan merupakan objek untuk mendapatkan sebuah inspirasi bisnis. Faktor- faktor eksternal antara lain 1 masalah yang dihadapi dan belum terpecahkan. 2 kesulitan yang dihadapi sehari–hari. 3 kebutuhan yang belum terpenuhi baik untuk dirinya maupun orang lain. 4 pemikiran yang besar untuk menciptakan sesuatu yang baru. Untuk merintis suatu usaha apa pun bentuknya, tentunya kita harus melihat bagaimana prospek usaha yang akan dilakukan. Demikian pula untuk memulai usaha pengolahan makanan khas daerah, harus diketahui bagaimana prospek usaha ini. Setelah mengetahui prospek usaha, barulah mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. 2 Risiko Usaha Tugas wirausaha di dalam pengambilan risiko adalah sebagai berikut. a. Menetapkan kebutuhan pada tingkat permintaan waktu sekarang. b. Membeli alat-alat produksi yang cukup untuk memenuhi permintaan konsumen. c. Menyewakan alat-alat produksi untuk memenuhi permintaan konsumen. d. Mensubkontrolkan kepada pembuat produk yang lebih kecil. e. Mengumpulkan informasi usaha. f. Mengurangi risiko usaha. Diunduh dari http 189 Prakarya dan Kewirausahaan Unsur-unsur dalam mengurangi risiko usaha antara lain seperti berikut. a. Adanya kesadaran dalam kemampuan mengelolah usaha, peluang, dan kekuatan perusahaan. b. Adanya kerja prestatif, dorongan berinisiatif dan antusiasme untuk melaksanakan strategi usaha. c. Adanya kemampuan merencanakan taktik dan strategi untuk mewujudkan perubahan di dalam lingkungan usahanya. d. Adanya kreativitas dan inovatif dalam menerapkan cara mengolah keadaan usaha demi keuntungan. Dalam usaha pun, kita harus menganalisis risiko yang ada. Risiko usaha ialah kegagalan atau ketidakberhasilan dalam menangkap peluang usaha. Risiko usaha dapat ditimbulkan karena hal- hal berikut. a. Permintaan perubahan mode, selera, dan daya beli b. Perubahan konjungtur perubahan kondisi perekonomian yang pasang surut c. Persaingan d. Akibat lain, sepertit bencana alam, perubahan aturan, perubahan teknologi, dan lain-lain Dalam melakukan usaha, sebaiknya kita memiliki etika bisnis yang sesuai dengan aturan agama yang berdasarkan iman kepada Tuhan YME sebagai tanda syukur atas nikmat yang diberikan. Selain itu, usaha tidak hanya mengejar keuntungan saja, tetapi juga harus memberikan dampak yang positif bagi lingkungan sekitar. Diunduh dari http 190 Kelas XI SMA MA SMK MAK Semester 1 3. Keberhasilan dan Kegagalan dalam Berwirausaha Pengolahan Makanan Khas
Memulaibisnis usaha produk makanan khas daerah dapat memberikan keuntungan cukup besar. Dengan mempelajari dan memahami cara-cara untuk mencapai keberhasilan, memungkinkan kita untuk memulai mengolah produk makanan khas daerah dengan cara yang benar. Keberhasilan wirausaha makanan khas daerah bergantung pada rencana bisnis (bussinis plan
165 Prakarya dan Kewirausahaan Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Bab IV, kamu mampu 1. Menyatakan pendapat tentang keanekaragaman bahan nabati dan hewani serta hasil olahannya, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan serta bangsa Indonesia. 2. Mengidentiikasi jenis, bahan, alat dan proses pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang terdapat di wilayah setempat dan di Nusantara berdasarkan rasa ingin tahu dan peduli lingkungan. 3. Merancang pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan orisinalitas ide yang jujur terhadap diri sendiri. 4. Membuat, menguji dan mempresentasikan karya pengolahan makanan khas daerah sebagai peluang usaha dalam berwirausaha di wilayah setempat berdasarkan teknik dan prosedur yang tepat dengan disiplin dan tanggung jawab. 166 Kelas XI SMA MA SMK MAK Semester 1 Pengolahan Dan Kewirausahaan Bahan Nabati Dan Hewani Menjadi Makanan Khas Daerah Tugas Individu 1. Amati Gambar 2. Kesan apa yang kamu peroleh? 3. Sampaikan dalam bentuk tulisan dan lisan saat pembelajaran. A B Sumber Dokumen Kemdikbud dan Gambar Aneka produk olahan pangan nabati dan hewani 167 Prakarya dan Kewirausahaan Bahan pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang penting. Seiring dengan pertumbuhan penduduk, industri pangan pun makin meningkat. Tidak heran jika industri pangan, terutama industri berskala kecil makin bermunculan untuk memenuhi permintaan tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan industri pangan, kita harus mengetahui tentang bahan pangan tersebut. Umumnya, bahan pangan berasal dari dua sumber, yaitu bahan pangan nabati dan bahan pangan hewani. Bahan pangan nabati adalah bahan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti sayur- sayuran, buah-buahan, umbi-umbian, dan serealia. Bahan pangan hewani adalah bahan makanan yang berasal dari hewan, seperti telur ,ayam, daging, ikan, dan susu. Kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan hendaknya senantiasa bersyukur atas limpahan nikmat yang tidak putus-putusnya diberikan kepada kita. Tuhan telah memberikan karunian-Nya kepada manusia berupa akal pikiran dan kemampuan berpikir melebihi makhluk ciptaan-Nya yang lain. Dengan akal dan pikiran, kita dapat memanfaatkan bahan nabati dan hewani menjadi produk yang beraneka ragam. Salah satunya adalah produk makanan khas daerah. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Berbagai bahan nabati dan hewani 168 Kelas XI SMA MA SMK MAK Semester 1 A. Makanan Khas Daerah Indonesia merupakan negara yang terdiri atas berbagai suku bangsa dan memiliki keanekaragaman di berbagai bidang, salah satunya adalah makanan khas daerah. Pada awalnya kita hanya bisa menemukan makanan-makanan khas daerah di tempat asalnya saja. Namun, seiring dengan berkembangnya zaman, kini kita dapat menemukan makanan khas daerah di berbagai macam tempat, tidak hanya di daerah asalnya saja. Contohnya, pempek dan tekwan adalah makanan khas Palembang, kita bisa menemukan penjual pempek dan tekwan di berbagai daerah, bahkan di mancanegara. 1. Pengertian Makanan Khas Daerah Makanan khas daerah adalah makanan yang biasa di konsumsi di suatu daerah. Karakter masakan di suatu daerah biasanya mencerminkan karakter masyarakatnya. Daerah pegunungan menghasilkan masakan dari sayur- mayur karena iklim pegunungan yang dingin, umumnya masakannya serba panas atau pedas, untuk Sumber Gambar Makanan khas daerah 169 Prakarya dan Kewirausahaan menghangatkan badan. Penduduk di daerah pesisir sering kontak dengan orang asing atau daerah lain sehingga melahirkan banyak masakan campuran yang ikut memperkaya produk makanan khas daerah. 2. Aneka Jenis Produk Makanan Khas Daerah
\n\n\n wirausaha produk makanan khas daerah
Setiapsuku atau daerah di Indonesia tentu memiliki ciri atau kekhasan yang berbeda-beda. Salah satu bagian yang temasuk dalam kekhasan setiap wilayah di Indonesia adalah makanan atau kuliner. Salah satu daerah di Indonesia tepatnya di Daerah Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki makanan khas salah satunya adalah 'Mie Koba'.
Soal dan Pembahasan Prakarya – Secara umum materi pengolahan dan kewirausahaan makanan asli khas daerah dapat dipelajari pada pelajaran prakarya pada tingkatan SMP. Pada pelajaran prakarya terdapat materi pengolahan dan kewirausahaan makanan asli khas daerah yang soalnya akan dibagikan pada tulisan ini beserta melakukan wirausaha makanan asli khas daerah adalah …A. Memulai usaha, mempertahankan usaha, mengembangkan usaha, melaksanakan usahaB. Mempertahankan usaha, memulai usaha,melaksanakan usaha, mengembangkan usahaC. Memulai usaha, melaksanakan usaha, mempertahankan usaha, mengembangkan usahaD. Melaksanakan usaha, mengembangkan usaha, memulai usaha, mempertahankan usahaE. Mengembangkan usaha, memulai usaha, mempertahankan usaha, melaksanakan usahaPembahasanMakanan khas daerah merupakan makanan yang umumnya dikonsumsi pada suatu daerah dan sesuai dengan cita rasa masyarakat setempat. Tahap-tahap dalam melakukan wirausaha makanan asli khas daerah adalahMemulai jawaban yang benar adalah C memulai usaha, melaksanakan usaha, mempertahankan usaha, mengembangkan usahaSekian Soal dan Pembahasan Prakarya Kelas XI Semester 1 K13 tahap tahap melakukan wirausaha makanan asli khas daerah adalah. Semoga tahap tahap melakukan wirausaha makanan asli khas daerah adalah Soal dan Pembahasan Prakarya Kelas XI Semester 1 K13 tadi dapat membantu teman-teman dalam belajarBaca juga juga Lebar kolam pembenihan ikan konsumsi disesuaikan denganAmbiz Education Searchtahap tahap melakukan wirausaha makanan asli khas daerah adalah
xmqd0.
  • 63gfgr04cp.pages.dev/216
  • 63gfgr04cp.pages.dev/71
  • 63gfgr04cp.pages.dev/415
  • 63gfgr04cp.pages.dev/38
  • 63gfgr04cp.pages.dev/205
  • 63gfgr04cp.pages.dev/285
  • 63gfgr04cp.pages.dev/47
  • 63gfgr04cp.pages.dev/303
  • wirausaha produk makanan khas daerah